Selasa, 28 April 2026

Banyumas

Dikira Decoder CCTV, Perampok di Sumbang Banyumas Malah Bawa Kabur STB TV

Komplotan perampok satroni rumah warga di Sumbang, Banyumas, Senin (9/2/2026) dini hari. Pelaku sekap korban dan gasak uang Rp12,4 juta.

Tribun Banyumas/Permata Putra Sejati
Lokasi Kejadian Perampokan, kondisi bagian depan rumah di RT 2 RW 6 Desa Kotayasa, Kecamatan Sumbang, Banyumas, yang disatroni empat perampok bersenjata tajam pada Senin (9/2/2026) dini hari. 

Ringkasan Berita:
  • Peristiwa terjadi di Desa Kotayasa, Sumbang, sekitar pukul 02.00 WIB.
  • Empat pelaku masuk dengan mencongkel jendela selatan dan menyekap penghuni rumah.
  • Uang tunai Rp12,4 juta (kas warga & koperasi) serta tiga unit ponsel raib digondol.
  • Uniknya, pelaku juga membawa kabur Set Top Box (STB) TV karena dikira perangkat decoder CCTV.
  • Tim Inafis kini mempelajari rekaman CCTV asli yang gagal dibawa pelaku.

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Aksi perampokan yang menimpa sebuah keluarga di wilayah Sumbang, Kabupaten Banyumas, diduga dilakukan oleh empat orang pelaku.

Komplotan tersebut beraksi pada dini hari dengan cara masuk ke dalam rumah melalui jendela yang dicongkel.

Kapolsek Sumbang, AKP Basuki mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.00 WIB.

Baca juga: Detik-detik Perampokan di Kotayasa Banyumas: Masuk Kamar Ikat Tangan Korban, Uang Arisan Ikut Dibawa

Saat itu, ibu korban terbangun setelah mendengar suara gaduh disertai teriakan dari kamar anaknya.

Pelaku Dongkel Jendela

"Pelaku masuk lewat jendela sebelah selatan rumah dengan cara didongkel. Setelah itu mereka menemui anak korban yang sedang tidur, lalu disekap dan dipaksa menunjukkan barang-barang berharga," kata Basuki kepada Tribunbanyumas.com, Senin (9/2/2026).

Tak hanya menyasar anak korban, pelaku lainnya juga masuk ke kamar orang tua.

Sang ayah, Kodrat, lebih dulu diikat oleh pelaku, kemudian disusul oleh istrinya.

Keduanya kemudian diintimidasi dan diminta menunjukkan tempat penyimpanan uang di bawah ancaman senjata tajam.

Gasak Uang Koperasi

Dari aksi tersebut, para pelaku berhasil menemukan sejumlah uang tunai yang disimpan di dalam tas.

Total kerugian uang tunai mencapai belasan juta rupiah.

"Di dalam tas ada uang sekitar Rp12.400.000. Itu terdiri dari uang kas warga dan uang dari tempat korban bekerja di koperasi di Purbalingga," ujarnya.

Selain uang tunai, para pelaku juga mengambil tiga unit telepon seluler milik anak dan orang tua korban.

Namun, ada kejadian unik saat perampok berusaha menghilangkan jejak digital mereka di lokasi kejadian.

Salah Kira Decoder

Sebuah perangkat Set Top Box (STB) televisi ikut dibawa kabur oleh pelaku.

Diduga kuat, mereka mengira perangkat tersebut adalah decoder atau alat perekam CCTV (DVR).

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved