Banyumas
Tepis Stigma Partai Tua, Ketua Golkar Banyumas: Kami Rangkul Anak Muda
Ketua DPD Partai Golkar Banyumas, Arief Dwi Kusumawardhana, menegaskan partainya kini didominasi 80 persen kalangan anak muda.
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: Daniel Ari Purnomo
Ringkasan Berita:
- DPD Partai Golkar Banyumas menepis stigma sebagai partai orang tua dengan memastikan 80 persen komposisi pengurusnya saat ini adalah anak muda.
- Langkah merangkul pemuda ini merupakan strategi konkret untuk menyesuaikan diri dengan demografi pemilih mayoritas yang berasal dari kalangan Gen Z.
- Pada periode keduanya memimpin, Arief Dwi Kusumawardhana ditargetkan mampu mengembalikan kejayaan partai dengan menambah raihan dari 5 menjadi 6 kursi DPRD.
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Menjelang perhelatan pesta demokrasi mendatang, Partai Golongan Karya (Golkar) di Kabupaten Banyumas membawa wajah dan semangat baru.
Partai berlambang pohon beringin ini berusaha keras mengikis pandangan usang di mata publik.
Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Banyumas, Arief Dwi Kusumawardhana, saat menjadi bintang tamu dalam acara podcast di Studio Tribun Banyumas, Kamis (23/4/2026).
Baca juga: Imam Ahfas Bocorkan Mekanisme Muscab PKB Banyumas, Sebut Nama Wakil Bupati Masuk Radar Pemetaan
Tepis Stigma Tua
Arief menegaskan bahwa partainya kini telah banyak bertransformasi.
Pihaknya secara masif merangkul kelompok milenial dan pemilih pemula agar mau terjun ke dunia politik praktis.
"Stigma di masyarakat, Golkar itu (partainya) orang tua. Saya ingin mengajak teman-teman bahwa Golkar orangnya muda. Insyaallah 80 persen teman-teman (pengurus) orangnya masih muda," ungkap Arief.
Rangkul Pemilih Muda
Bukan tanpa alasan kuat Arief membawa gerbong anak muda ke dalam struktur partainya.
Menurutnya, komposisi demografi pemilih saat ini didominasi oleh kalangan muda, khususnya Generasi Z (Gen Z).
"Alasannya, agar tidak sekadar mengajak, karena komposisi pemilih Gen Z. Kalau ingin Gen Z ikut, kita harus mempersiapkan. Tidak hanya ngomong saja, tapi di dalam (struktur partai) harus ada anak-anak muda. Jika isinya orang tua (semua), maka tidak pas," paparnya secara logis.
Siapkan Regenerasi Partai
Arief menyadari betul bahwa roda organisasi partai harus terus berputar.
Oleh karena itu, kehadiran para pemuda ini dipersiapkan sebagai estafet kepemimpinan Golkar di Banyumas pada masa mendatang.
"Teman-teman ini yang akan (melanjutkan) regenerasi. Saya (membuat) statement ke pengurus baru, kalau (penerus) periode saya harus lebih muda dari saya. Teman-teman muda kita tampung, bergerak sama, untuk memenangkan pemilu," tegasnya.
Target Kembalikan Kursi
Kepercayaan memimpin Golkar Banyumas di periode kedua ini membawa beban target yang tidak ringan bagi Arief.
Ia diberi mandat langsung dari pusat untuk meningkatkan perolehan suara legislatif di parlemen daerah.
"Alhamdulillah saya diberi amanat di periode kedua. Saya diminta besok harus naik kursi. Mengembalikan kursi yang hilang, dari lima kursi ke enam kursi. Makanya, saya merangkul betul anak-anak muda, syukur bisa menambah (lebih banyak)," pungkas Arief penuh optimisme. (fba)
| Punya Akses Tapi Belum Paham, Adisatrya Ajari UMKM Banyumas Jadi Nasabah Cerdas |
|
|---|
| Dikendalikan Bos Boncel, Pemuda Purbalingga Sebar Sabu Sistem Tempel di Sokaraja |
|
|---|
| Suhu Kawah Tembus 478 Derajat, Gempa Gunung Slamet Melonjak 10 Kali Lipat |
|
|---|
| Awas Bui Menanti, Pakar Unsoed Desak RSUD Banyumas Kembalikan Belasan Miliar |
|
|---|
| Bule Amerika Tantang Diri Menari 24 Jam Nonstop di Kota Lama Banyumas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260423-banyumas-podcast-golkar-arief.jpg)