Sabtu, 18 April 2026

Berita Kesehatan

Tak Perlu Khawatir Soal Kabar Merebaknya Superflu: Belum Muncul di Jateng, Bisa Dicegah dan Diobati

Masyarakat Jawa Tengah diminta tak khawatir terkait kabar merebaknya Superflu. Penyakit ini bisa dicegah dan diobati.

Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: rika irawati
FREEPIK/BENZOIX
ILUSTRASI BATUK - Pemprov Jateng mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir dalam menyikapi kabar merebaknya superflu. Sakit yang disebabkan virus dan bisa menular saat batuk dan bersin ini diklaim bisa dicegah dan diobati. 

Ringkasan Berita:
  • Pemprov Jateng mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir dalam menyikapi kabar merebaknya superflu
  • Sakit yang disebut sebagai mutasi influenza itu menular lewat udara saat batuk dan bersin.
  • Pemprov Jateng menyatakan, superflu dapat dicegah lewat PHBS dan dapat diobati.

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir dalam menyikapi kabar merebaknya superflu

Dokter Spesialis Paru RS Amino Gondohutomo Semarang, Prihatin Iman Nugroho mengatakan, penyakit tersebut dapat dicegah dan diobati.

Hingga kini, belum ditemukan kasus superflu di Jawa Tengah.

Nugroho menjelaskan, superflu sejatinya disebabkan oleh virus influenza yang sudah lama ada, kemudian mengalami mutasi sehingga memunculkan subklausa baru, yakni Influenza A H3N2 Subclaude K.

"Gejalanya mirip flu biasa, semisal demam, nyeri otot, pilek, hingga ngilu pada anggota badan," katanya dalam keterangan yang diterima, Kamis (8/1/2026).

Baca juga: Mirip Flu, Berikut Gejala, Cara Penularan dan Pencegahan HMPV yang Mulai Ditemukan di Indonesia

Menular Lewat Bersin atau Batuk

Meski demikian, Nugroho menuturkan, pada penderita dengan penyakit penyerta atau komorbid, gejala yang muncul dapat menjadi lebih berat. 

Selain itu, tingkat penularannya juga dinilai relatif lebih cepat, terutama saat daya tahan tubuh menurun.

Seperti influenza pada umumnya, penularan superflu dapat terjadi melalui udara (airborne), yakni lewat percikan lendir saat seseorang bersin atau batuk.

“Infeksi virus ini memang mudah menular."

"Namun, apakah nanti akan muncul di Jawa Tengah, sampai hari ini belum ditemukan data atau laporan adanya kasus superflu di wilayah ini," jelasnya.

Cegah Lewat PHBS

Karena sifatnya yang menyerupai flu biasa, masyarakat diimbau menjaga kesehatan dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). 

Di antaranya, rajin mencuci tangan, mengonsumsi makanan bergizi, berolahraga secara teratur, serta menggunakan masker saat sedang sakit.

Baca juga: Pemprov Jateng Siapkan Program Mudik Gratis Lebaran, Pendaftaran Dibuka Mulai 4 Februari

Lewat sistem imun yang kuat, terang Nugroho, superflu tidak berdampak fatal dan dapat dicegah maupun diobati dengan relatif mudah.

"Tidak harus selalu dengan farmakologi atau obat-obatan. Jika daya tahan tubuh optimal, tubuh mampu mengeliminasi virus yang masuk," tambahnya.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved