Minggu, 12 April 2026

Berita Banyumas

TKD Banyumas Masih Aman, Proyek Pembangunan Berjalan Sesuai Rencana

Banggar DPRD Banyumas memastikan belum ada informasi pemangkasan TKD dari pemerintah pusat. Pembangunan pun masih berjalan sesuai rencana.

Tribun Banyumas/Fajar Bahruddin Achmad
BAHAS TKD - Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Banyumas Bobby Listyo Widjatmoko saat diwawancarai di Kantor DPRD Banyumas, Jumat (3/4/2026). Bobby menegaskan, tidak ada potongan tambahan dana transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat untuk Banyumas. 

Ringkasan Berita:
  • Banggar DPRD Banyumas memastikan belum ada informasi adanya pemangkasan anggaran lagi dari pemerintah pusat lewat TKD.
  • Efisiensi anggaran dilakukan pusat tahun 2025 untuk penganggaran 2026 yang kini dilaksanakan.
  • Pemkab Banyumas memastikan, pembangunan yang telah direncanakan tetap berlangsung.

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Isu efisiensi anggaran dari Pemerintah Pusat kembali mencuat di tengah ketegangan geopolitik global Timur Tengah yang dikhawatirkan memicu krisis energi global.

Kekhawatiran terjadinya pemotongan transfer ke daerah (TKD) pun kin dirasakan Pemkab Banyumas.

Sebelumnya, satu di antara kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan adalah work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menghemat BBM.

Namun, soal kabar adanya pemangkasan TKD, anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Banyumas Bobby Listyo Widjatmoko mengatakan, belum ada informasi tersebut.

Dia mengatakan, pemangkasan TKD tahun 2026 telah dilakukan dalam pembahasan tahun 2025.

"Efisiensi sudah berjalan sedemikian rupa di berbagai kedinasan. Sudah terlaksana efisiensi dari pusat dan perintah dari pusat," kata legislator Fraksi Partai Gerinda itu kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (3/4/2026).

Baca juga: Siasat Pemkab Banyumas Hadapi Isu Kenaikan BBM dan Pemangkasan Anggaran Pusat: Gandeng CSR Swasta

Bobby menjelaskan, perihal isu adanya efisiensi anggaran karena pengaruh geopolitik global saat ini, masih dalam kajian Banggar DPRD Banyumas

Seperti, kekhawatiran akan terjadinya krisis BBM.

Tetapi, Bobby meminta masyarakat tidak perlu khawatir karena Pemerintah Pusat telah menegaskan tidak ada kenaikan harga BBM.

"Pemerintah Pusat juga sudah memberikan statment bahwa tidak ada kenaikan BBM," ungkapnya. 

Pembangunan Masih Sesuai Rencana

Diberitakan sebelumnya, Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Banyumas menyampaikan, belum ada rencana pembangunan daerah yang terdampak isu efisiensi anggaran akibat geopolitik global.

Target pembangunan masih sesuai dengan rencana yang sudah ditetapkan di tahun 2025.

Kepala Bapperida Banyumas, Dedy Noerhasan mengatakan, dia belum menerima informasi adanya efisiensi atau pemotongan anggaran dari Pemerintah Pusat. 

Pemotongan dana TKD terakhir dilakukan di tahun 2025 untuk anggaran tahun 2026, terpotong sekira Rp 300 miliar. 

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved