Berita Banyumas
TKD Banyumas Masih Aman, Proyek Pembangunan Berjalan Sesuai Rencana
Banggar DPRD Banyumas memastikan belum ada informasi pemangkasan TKD dari pemerintah pusat. Pembangunan pun masih berjalan sesuai rencana.
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: rika irawati
Ringkasan Berita:
- Banggar DPRD Banyumas memastikan belum ada informasi adanya pemangkasan anggaran lagi dari pemerintah pusat lewat TKD.
- Efisiensi anggaran dilakukan pusat tahun 2025 untuk penganggaran 2026 yang kini dilaksanakan.
- Pemkab Banyumas memastikan, pembangunan yang telah direncanakan tetap berlangsung.
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Isu efisiensi anggaran dari Pemerintah Pusat kembali mencuat di tengah ketegangan geopolitik global Timur Tengah yang dikhawatirkan memicu krisis energi global.
Kekhawatiran terjadinya pemotongan transfer ke daerah (TKD) pun kin dirasakan Pemkab Banyumas.
Sebelumnya, satu di antara kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan adalah work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menghemat BBM.
Namun, soal kabar adanya pemangkasan TKD, anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Banyumas Bobby Listyo Widjatmoko mengatakan, belum ada informasi tersebut.
Dia mengatakan, pemangkasan TKD tahun 2026 telah dilakukan dalam pembahasan tahun 2025.
"Efisiensi sudah berjalan sedemikian rupa di berbagai kedinasan. Sudah terlaksana efisiensi dari pusat dan perintah dari pusat," kata legislator Fraksi Partai Gerinda itu kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (3/4/2026).
Baca juga: Siasat Pemkab Banyumas Hadapi Isu Kenaikan BBM dan Pemangkasan Anggaran Pusat: Gandeng CSR Swasta
Bobby menjelaskan, perihal isu adanya efisiensi anggaran karena pengaruh geopolitik global saat ini, masih dalam kajian Banggar DPRD Banyumas.
Seperti, kekhawatiran akan terjadinya krisis BBM.
Tetapi, Bobby meminta masyarakat tidak perlu khawatir karena Pemerintah Pusat telah menegaskan tidak ada kenaikan harga BBM.
"Pemerintah Pusat juga sudah memberikan statment bahwa tidak ada kenaikan BBM," ungkapnya.
Pembangunan Masih Sesuai Rencana
Diberitakan sebelumnya, Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Banyumas menyampaikan, belum ada rencana pembangunan daerah yang terdampak isu efisiensi anggaran akibat geopolitik global.
Target pembangunan masih sesuai dengan rencana yang sudah ditetapkan di tahun 2025.
Kepala Bapperida Banyumas, Dedy Noerhasan mengatakan, dia belum menerima informasi adanya efisiensi atau pemotongan anggaran dari Pemerintah Pusat.
Pemotongan dana TKD terakhir dilakukan di tahun 2025 untuk anggaran tahun 2026, terpotong sekira Rp 300 miliar.
| Lapak Sorjem Dekat Stasiun Purwokerto Jadi Pilihan Tempat Sarapan: Lauk Beragam, Harga Murah |
|
|---|
| Kasihan Pedagang Lansia di Pasar Cilongok Dibayar Pembeli dengan Uang Palsu |
|
|---|
| DPRD Sebut Parkir Gratis 60 Gerai Indomaret di Banyumas Ringankan Masyarakat |
|
|---|
| Free Parkir, Indomaret Wajib Setor Rp 500 Ribu perbulan ke Pemkab Banyumas |
|
|---|
| Viral Lapangan Desa Kemutug Lor Baturraden Disulap Jadi Sport Tourism |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260405-anggota-dprd-banyumas-bobby-listyo-widjatmoko.jpg)