Rabu, 20 Mei 2026

Berita Banjarnegara

Tukang Sembelih di Banjarnegara Bikin Ormas, Bermula Resah soal Kehalalan Daging di Pasaran

gerakan ini lahir dari keresahan masyarakat mengenai kehalalan produk daging yang beredar

Tayang:
Editor: khoirul muzaki
Tribun Banyumas
Ilustrasi ratusan juru sembelih yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Daerah Juru Sembelih Halal (DPD Juleha) Kabupaten Banjarnegara menggelar Apel Akbar dan Juleha Fest 2026.  

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA —Untuk memastikan jaminan kehalalan dan kualitas daging yang dikonsumsi masyarakat, ratusan juru sembelih yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Daerah Juru Sembelih Halal (DPD Juleha) Kabupaten Banjarnegara menggelar Apel Akbar dan Juleha Fest 2026. 


Acara yang berlangsung di halaman Kantor Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kabupaten Banjarnegara pada Selasa, 19 Mei 2026  ini menjadi momentum penting dalam mengedukasi masyarakat, terutama menjelang hari raya Iduladha yang identik dengan penyembelihan hewan kurban dalam skala besar.


Berdasarkan data tahun sebelumnya, Banjarnegara menyembelih hampir 5.000 ekor sapi serta lebih dari 7.000 ekor kambing dan domba.

Dengan volume penyembelihan yang begitu tinggi, kehadiran juru sembelih yang kompeten dan tersertifikasi menjadi sangat krusial agar prosesi ibadah kurban berjalan sesuai dengan syariat Islam sekaligus memenuhi standar kesehatan pangan.


Ketua DPD Juleha Banjarnegara, Saefurohman, menjelaskan bahwa gerakan ini lahir dari keresahan masyarakat mengenai kehalalan produk daging yang beredar.

Merujuk pada Undang-Undang RI Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal, negara wajib memberikan perlindungan kehalalan atas produk yang dikonsumsi masyarakat. 

Baca juga: Error! Login WhatsApp Web Malah Diarahkan ke Halaman Facebook


Untuk itu, Juleha Banjarnegara berkomitmen melahirkan juru sembelih yang mampu menghasilkan daging dengan standar ASUH, yakni Aman, Sehat, Utuh, dan Halal.

Seluruh kompetensi ini didasarkan pada Fatwa MUI Nomor 12 Tahun 2009 serta Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) tahun 2022.


Sejak resmi dikukuhkan pada akhir tahun 2023 dan diakui sebagai organisasi kemasyarakatan (ormas) melalui SK Bupati Banjarnegara pada Januari 2025, DPD Juleha Banjarnegara terus bergerak aktif. 


Hingga kini, mereka telah menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) sebanyak 19 kali dengan total anggaran mencapai 543 juta rupiah. 


Program pembinaan intensif ini berhasil melahirkan 1.068 alumni juru sembelih halal yang bersertifikasi dan siap diterjunkan ke tengah masyarakat.


Dalam sambutannya mewakili Bupati Banjarnegara, Wakil Bupati Wakhid Jumali memberikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi Juleha Banjarnegara. 


Ia menekankan pentingnya tiga prinsip utama dalam proses penyembelihan, yang ia sebut sebagai prinsip "Asah, Asih, dan Asuh".


Prinsip "Asah" menginstruksikan para juru sembelih untuk memastikan peralatan yang digunakan, terutama pisau, dalam kondisi yang sangat tajam agar tidak menyiksa hewan. 


Sementara prinsip "Asih" menekankan penerapan nilai berperikehewanan atau kesejahteraan hewan (animal welfare) saat proses merobohkan dan menyembelih. 

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved