Sabtu, 25 April 2026

Cilacap

Murid SD Menangis Diberi Suntikan Imunisasi Tetanus Toksoid

Sebanyak 4 desa di Kabupaten Cilacap ditetapkan berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB) menyusul lonjakan 31 kasus positif dan 123 suspek campak

Tribunnews.com
Seorang murid ketakutan ketika petugas medis memberikan suntikan imunisasi TT (Tetanus Toksoid). otoritas kesehatan Kabupaten Cilacap tengah berjuang keras menyelamatkan anak-anak dari ancaman lonjakan kasus campak yang menyebar cepat, hingga menetapkan empat desa berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB), Rabu (1/4/2026). TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR 

Jika antusiasme dan kebutuhan di lapangan membeludak, Dinkes Cilacap siap mengambil tambahan pasokan vaksin pada pekan depan.

Imbas 'Lubang' Pandemi Covid-19

Lebih jauh, Hassanudin mengurai akar permasalahan yang memicu kembalinya wabah campak di wilayahnya.

Ia secara terbuka mengakui bahwa ada celah kekebalan komunal (herd immunity) anak-anak Cilacap yang rapuh akibat disrupsi pelayanan kesehatan selama masa pandemi beberapa tahun silam.

“Dulu saat pandemi, fokus vaksinasi lebih ke COVID-19 sehingga imunisasi lain sempat kurang maksimal, dan itu bisa jadi salah satu faktor,” tuturnya prihatin.

Sebagai langkah pencegahan tambahan, pemerintah memohon kepada para orang tua untuk lebih peka memantau kondisi kesehatan buah hatinya.

Edukasi terkait bahaya dan cara penularan campak terus disiarkan hingga ke pelosok desa.

Bagi anak yang terlanjur menunjukkan gejala terinfeksi, Hassanudin mewanti-wanti agar keluarga segera membawanya ke fasilitas kesehatan terdekat dan menahan sang anak agar tidak beraktivitas di luar rumah.

“Kami minta yang sakit segera berobat dan melakukan isolasi agar tidak menularkan ke yang lain,” pungkasnya. (ray)

 

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved