Cilacap
3 Fakta Nasib Flyover Kroya Cilacap yang Batal Dibangun 2026
Rencana pembangunan Flyover Kroya kembali tertunda akibat kendala anggaran. Prioritas pemerintah justru beralih ke proyek Randegan tahun 2028.
Penulis: Rayka Diah Setianingrum | Editor: Daniel Ari Purnomo
Alih-alih Kroya, Djasun mengungkap bahwa pemerintah pusat saat ini justru memprioritaskan pembangunan flyover di wilayah lain, yakni di Randegan, Kecamatan Sampang.
“Insya Allah di Randegan, berdasarkan hasil zoom dengan Direktur Jenderal Perkeretaapian, tahun 2028 mulai dibangun dengan skema KPBU atau kerja sama pemerintah dan badan usaha,” jelasnya.
Proyek di Randegan tersebut berpotensi dikerjakan oleh BUMN konstruksi seperti Adhi Karya atau Waskita Karya.
“Yang fix sementara itu, mudah-mudahan tidak ada perubahan, karena kondisi perekonomian Indonesia sekarang memang sedang seperti ini,” tuturnya. (ray)
| Tiket Mudik dan Sembako Mahal, Inflasi Cilacap Naik Tembus 3,51 Persen |
|
|---|
| Harta Ludes Terbakar, Korban Rita Pasaraya Cilacap Siap Gugat Hukum |
|
|---|
| Lindungi Warga dari Krisis Air, Cilacap Bersiap Hadapi Kemarau |
|
|---|
| Murid SD Menangis Diberi Suntikan Imunisasi Tetanus Toksoid |
|
|---|
| BMKG Cilacap Prediksi Musim Kemarau 2026 Lebih Kering dan Panjang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260111-Perempatan-Kroya.jpg)