Berita Kebumen
Peringatan Hari Kartini di Kebumen: Pengingat Pentingnya Perlindungan Perempuan dan Anak
Peringatan Hari Kartini menjadi momentum pentingnya perlindungan terhadap anak dan perempuan, angka kekerasan mencapai 189 kasus.
Penulis: Agus Iswadi | Editor: rika irawati
Ringkasan Berita:
- Tingginya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak menjadi ironi tersendiri di tengah peringatan Hari Kartini di Kebumen.
- Dari data tahun 2025, terdapat 189 kasus kekerasan yang didominasi korban akan mencapai 140 laporan.
- Perayaan Hari Kartini ini pun menjadi momentum pentingnya perlindungan terhadap anak dan perempuan.
TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Peringatan Hari Kartini menjadi momentum pentingnya perlindungan terhadap perempuan dan anak di Kebumen, Jawa Tengah.
Pasalnya, di wilayah tersebut, kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan masih tinggi.
Pada 2025, tercatat ada 189 kasus dengan rincian 140 laporan dengan korban anak dan 49 kasus dengan korban perempuan.
Kekerasan psikis menjadi jenis kasus tertinggi dengan 104 laporan, disusul kekerasan seksual sebanyak 61 kasus, dan kekerasan fisik 42 kasus.
Hal ini terungkap dalam upacara peringatan Hari Kartini ke-147 di Pendopo Kabumian Kebumen, Selasa (21/4/2026).
Baca juga: Industri Jas Hujan Kebumen Beromzet Luar Biasa, Bupati Kasih Apresiasi
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kebumen Sri Kuntarti menyampaikan, semangat perjuangan Kartini harus diimplementasikan dalam penguatan hak-hak perempuan di era modern.
"Semangat Kartini mengajarkan kita tentang keberanian untuk maju, keteguhan dalam memperjuangkan hak, dan peran penting perempuan dalam membangun keluarga hingga daerah," katanya saat membacakan sambutan dari Bupati Kebumen, Lilis Nuryani.
Dia turut menyoroti dampak dari teknologi digital. Oleh karena itu dia mengimbau kepada orang tua untuk lebih proaktif mengawasi aktivitas digital anak dan mendukung kebijakan pembatasan akun bagi anak di bawah usia 16 tahun.
"Kondisi ini mengingatkan kita bahwa perjuangan Kartini belum selesai. Masih ada tugas besar untuk menciptakan lingkungan yang aman, adil, dan melindungi perempuan serta anak-anak kita," terangnya.
Plt Kepala UPTD PPA Kebumen, Arum Dwi L mengatakan, seluruh masyarakat dapat mengakses berbagai layanan perlindungan secara gratis.
Baca juga: Kurang Murid, 12 SD Negeri di Kebumen Bakal Digabung Tahun Ini
Berdasarkan data alur pelayanan, korban kekerasan berhak mendapatkan layanan pengaduan, pendampingan hukum oleh advokat, layanan psikologi, hingga rujukan medis ke 11 rumah sakit dan 35 Puskesmas mitra.
Arum juga menekankan bahwa akses masyarakat terhadap layanan kini semakin meningkat, di mana seluruh kasus yang masuk dalam satu tahun terakhir telah terlayani dengan baik.
Menurutnya langkah itu selaras dengan pesan bupati yang mengajak masyarakat untuk berani melapor. (*)
| Gudang Penyimpan Wahana Mobil-mobilan di Pejagoan Kebumen Ludes Terbakar, Kerugian Hingga Rp500 Juta |
|
|---|
| Tabrak Jembatan Karanganyar Kebumen Hingga Terpental Jatuh ke Sungai, Pemuda Sruweng Ditemukan Tewas |
|
|---|
| Tetangga Dengar Jeritan saat Suami di Buayan Kebumen Aniaya Istri dan Mertua: Baru 2 Hari di Rumah |
|
|---|
| Suami di Buayan Kebumen Tega Aniaya Istri dan Mertua, Korban Tewas dengan Luka Parah |
|
|---|
| Sapi Peternak Kebumen Lolos Pengadaaan Hewan Kurban dari Presiden: Brama Berbobot 967 Kilogram |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260421-peringatan-hari-kartini-kebumen.jpg)