Berita Jateng
Pertumbuhan Ekonomi Jateng Tembus 5,28 Persen, Dunia Usaha Respon Positif
Kadin menilai, capaian pertumbuhan ekonomi Jateng menjadi pemicu semangat baru bagi pelaku usaha, untuk terus berkembang dan berinovasi.
"Ketika belanja masyarakat naik, otomatis sektor produksi juga ikut membaik."
"Ini tercermin dari kinerja sektor pertanian dan industri yang makin membaik," ucapnya.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan, peningkatan pertumbuhan ekonomi di provinsi ini merupakan hasil dari kerja kolaboratif dari berbagai pihak.
Untuk itu, ia meminta agar collaborative government terus digalakkan, agar dapat mempertahankan dan menggenjot pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah.
"Kita lakukan collaborative government."
"Kita sudah menumbuhkan ekonomi baru di masing-masing eks karesidenan."
"Ekonomi baru itu kita tumbuhkan secara bersama-sama," kata Luthfi. (*)
Baca juga: Transaksi Solo Raya Great Sale 2025 Tembus Rp10,7 Triliun, Gubernur: Segera Geser ke Pati Raya
| Para Calon Pasang Kuda-kuda, Dinamika Internal Golkar Wonosobo Hangat Jelang Musda |
|
|---|
| Bawang Bombai Mini Mulai Beredar di Pasar, Bikin Resah Petani Brebes |
|
|---|
| 23.495 Orang Jepara Nganggur, Susah Payah Cari Kerja hingga Rintis Usaha |
|
|---|
| Belasan Perlintasan Kereta di Blora Tanpa Palang Pintu, Butuh Rp 200 Juta Satu Titik |
|
|---|
| Usulan Luthfi, Pembiayaan Rumah Subsidi di Jateng Capai 50 Ribu Unit |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/07082025-dunia-usaha-di-jawa-tengah.jpg)