Senin, 1 Juni 2026

Berita Jateng

Imbas Tarif Trump 19 Persen, Jateng Ingin Perluas Ekspor ke Eropa

Jateng akan memperluas pasar ekspor ke Eropa imbas Amerika menerapkan tarif impor 19 persen.

Tayang:
TRIBUNBANYUMAS/RAHDYAN TRIJOKO PAMUNGKAS
PABRIK OLAHAN IKAN - Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen meninjau pabrik pengolahan produk perikanan PT Muria Bahari Indonesia (MBI), di Kabupaten Kudus, Rabu (16/7/2025). Jateng akan memperluas pasar ekspor ke Eropa imbas Amerika menerapkan tarif impor 19 persen. 

Yasin telah menyampaikan kepada Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jateng tentang mekanisme pencatatan historis penangkapan ikan. 

Hal itu untuk diedukasikan kepada nelayan atau pelaku perikanan lain.

Tujuannya, kata dia, agar memudahkan industri dalam melengkapi berkas persyaratan, sesuai standar dari tujuan ekspor baru seperti di negara-negara Eropa.

"Pencatatan itu untuk mengetahui bagaimana status kelangkaannya (ikan), regulasinya, memonitor bagaimana dampak tangkapannya kepada alam. Ini yang harus kita jaga bersama-sama, dan bagus sebetulnya untuk kita," tuturnya.

General Manager Holding PT MBI, Yosef Bujana mengatakan, sejak lebih dari satu dekade terakhir, pasar ekspor produk olahan rajungan ke AS mencapai 80-90 persen. 

Dia mengaku, pemberlakuan tarif impor 19 persen dari AS bakal memengaruhi sektor tersebut.

Padahal, dalam satu tahun, kuantitas ekspor produk olahan perikanan mencapai 400 ton.

Nilai ekspor per kontainer, rata-rata Rp4 miliar-Rp6 miliar.

"Maka tantangannya, kita juga harus cari pasar baru yang tidak hanya andalkan Amerika tetapi juga dari Eropa atau luar Eropa, kita usahakan juga," katanya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 3/3
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved