Berita Banyumas
Dampak Perbaikan Pipa di Intake Pegalongan, Pasokan Air di Purwokerto Selatan Mati
Warga Purwokerto Selatan keluhkan air PDAM yang mati total. Pihak PDAM jelaskan hal itu dampak perbaikan pipa dan kini dalam proses pemulihan.
Penulis: daniel a | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Air PDAM yang tiba-tiba mati total tentu membuat aktivitas sehari-hari di rumah jadi berantakan.
Kondisi inilah yang dirasakan oleh sejumlah warga di wilayah Purwokerto Selatan yang mendapati air di rumah mereka tak mengalir sejak sehari sebelumnya.
Merasa bingung, seorang warga pun menanyakan penyebabnya melalui kanal aduan publik pada Rabu (2/7/2025).
Baca juga: Tagihan PDAM Tiba-tiba Bengkak? Warga Banyumas Curiga Pipa Bocor, Jadi Paham Bisa Gratis atau Bayar
Tak lama, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Satria Kabupaten Banyumas memberikan jawaban yang jelas mengenai penyebab dan kondisi terkini.
Dalam aduannya, warga tersebut secara lugas menanyakan kondisi yang dialaminya. Ia berharap ada kejelasan dari pihak terkait.
"Selamat pagi, maaf mau tanya untuk PDAM daerah Purwokerto Selatan kok dari kemarin mati total ya, apa ada perbaikan?" tulisnya.
Pertanyaan ini mewakili kebingungan banyak pelanggan lain di wilayah yang sama, yang aktivitasnya terganggu akibat pasokan air bersih yang terhenti.
Pihak PDAM Kabupaten Banyumas mengonfirmasi bahwa matinya aliran air tersebut memang disebabkan oleh adanya pekerjaan teknis yang cukup besar.
Gangguan ini merupakan dampak dari adanya pekerjaan penyambungan pipa pompa di pusat pengambilan air baku (Intake) Pegalongan.
"Dapat kami sampaikan bahwa gangguan ini merupakan dampak dari pekerjaan koneksi pipa pompa ke header di Intake Pegalongan," jelas PDAM dalam keterangan resminya.
Kabar baiknya, pekerjaan perbaikan tersebut kini telah rampung.
"Perbaikan tersebut telah berhasil diselesaikan," lanjut PDAM.
Meskipun begitu, warga diminta untuk sedikit bersabar.
PDAM menjelaskan bahwa aliran air saat ini sedang dalam proses pemulihan atau normalisasi secara bertahap.
Artinya, air tidak akan langsung 'mak byur' mengalir deras ke semua rumah.
Butuh waktu bagi air untuk kembali mengisi seluruh jaringan pipa yang sempat kosong, terutama untuk wilayah yang lokasinya jauh atau berada di dataran tinggi.
"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang Bapak/Ibu alami," tutup pernyataan PDAM.
Lagu Di Tepinya Sungai Serayu Masih Diputar di Stasiun Daop 5 Purwokerto, Kena Royalti? |
![]() |
---|
Warga di Bantaran Sungai Banyumas Diminta Waspada Bencana, Hujan Lebat Masih Berpotensi Terjadi |
![]() |
---|
Sembilan Tahun Pacaran Akhirnya Kandas, Warga Kembaran Banyumas Siap Gugat Mantan Pacar Rp1 Miliar |
![]() |
---|
Harga Beras dan Minyak Goreng Premium di Banyumas Masih Tinggi, Telur Ayam dan Tepung Relatif Stabil |
![]() |
---|
Motor Honda Jadi Primadona Tempat Rental di Purwokerto: Disukai Wisatawan, Stylish dan Irit |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.