Berita Banyumas

Tanggul Sungai di Pasirmuncang Purwokerto Barat Ambles, Perbaikan Cuma Pakai Karung Pasir

Warga Pasirmuncang, Purwokerto Barat, keluhkan tanggul sungai yang ambles bertahun-tahun dan hanya ditambal karung pasir. DPU Banyumas belum merespons

Penulis: daniel a | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNNEWS
KARUNG PASIR: Warga Pasirmuncang, Purwokerto Barat, keluhkan tanggul sungai yang ambles bertahun-tahun dan hanya ditambal karung pasir. DPU Banyumas belum merespons. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Warga di Jalan Pahlawan Gang 3, RT 07/RW 01, Kelurahan Pasirmuncang, Kecamatan Purwokerto Barat, hidup dalam kekhawatiran selama bertahun-tahun akibat kerusakan tanggul sungai yang tak kunjung mendapat penanganan permanen.

Melalui surat pengaduan resmi pada Selasa (17/6/2025), warga melaporkan kondisi bantaran sungai yang ambles dan berpotensi membahayakan permukiman mereka.

Dalam laporan yang ditujukan kepada Bupati Banyumas dan sejumlah dinas terkait, warga merinci bahwa kerusakan tersebut dapat memicu longsor yang lebih parah dan mengancam rumah-rumah di sekitarnya.

Baca juga: Tanggul Sungai Renggong Jebol, Ratusan Rumah dan Puluhan Hektare Sawah Terendam Banjir di Grobogan

Menurut warga, masalah tanggul yang ambles ini sudah berlangsung lama.

Meskipun pernah diperbaiki, penanganannya dinilai tidak memberikan solusi jangka panjang dan hanya bersifat sementara.

"Kalaupun dibenahi, sudah beberapa kali hanya ditutup dengan kandi yang berisi pasir, yang menurut kami itu tidak memberikan solusi jangka panjang," tulis warga dalam laporannya.

Mereka menduga kerusakan ini disebabkan oleh kebocoran pada pondasi irigasi di dekatnya.

Karena perbaikan hanya sebatas tambal sulam menggunakan karung pasir, warga yakin kejadian tanggul jebol akan terus terulang, terutama saat hujan deras.

Kini, warga sangat berharap adanya tindakan konkret dari pihak berwenang.

Mereka memohon agar Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Banyumas serta instansi terkait lainnya segera meninjau langsung lokasi kerusakan.

"Kami mohon agar pihak terkait dapat meninjau langsung lokasi kerusakan dan segera mengambil tindakan perbaikan," lanjut isi surat tersebut.

Berdasarkan data yang diterima, laporan pengaduan masyarakat ini telah disampaikan namun belum mendapatkan tanggapan atau jadwal peninjauan dari pihak DPU Kabupaten Banyumas.

Warga pun masih menanti informasi dan tindak lanjut nyata untuk mengatasi ancaman yang ada di depan mata mereka.

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved