Berita Banyumas
Curhat Warga Purwokerto yang 'Terkurung' Tiap Minggu Pagi Gara-gara CFD Jenderal Soedirman
Seorang warga mengeluhkan aktivitasnya terhambat setiap Minggu akibat CFD di Jalan Jenderal Soedirman. Ia mengusulkan agar CFD dipindah ke area Menara
Penulis: daniel a | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Penyelenggaraan Car Free Day (CFD) di Jalan Jenderal Soedirman, Purwokerto, kembali menuai keluhan.
Seorang warga yang merasa aktivitasnya terganggu setiap hari Minggu mengusulkan agar kegiatan CFD dipindahkan ke lokasi lain yang dinilai lebih representatif, yaitu kawasan Menara Pandang.
Aduan yang disampaikan pada Minggu (15/6/2025) ini mendapat tanggapan diplomatis dari Dinas Pemuda, Olah Raga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Banyumas.
Keluhan Warga: Aktivitas Minggu Pagi Terhambat
Dalam laporannya, warga tersebut membandingkan dua lokasi.
Menurutnya, area Menara Pandang lebih cocok untuk dijadikan pusat kegiatan karena luas dan tidak banyak menghalangi aktivitas penduduk.
Sebaliknya, Jalan Jenderal Soedirman merupakan jalan protokol yang padat penduduk.
Penutupan jalan untuk CFD di lokasi tersebut dianggap sangat menghambat warga yang tinggal di sepanjang jalan untuk melakukan kegiatan di hari Minggu.
"Di Jend Sud, jalan protokol banyak penduduk.. Terhambat untuk melakukan kegiatan Minggu," tulisnya. Ia pun mengusulkan agar CFD sebaiknya tidak ada lagi di lokasi tersebut dan dipusatkan di Menara Pandang.
Jawaban Dinas: Demi Ekonomi dan Aktualisasi Masyarakat
Menanggapi keluhan ini, Disporabudpar Banyumas menjelaskan prinsip di balik penyelenggaraan CFD.
Pihak dinas menyatakan bahwa tujuan utama kegiatan tersebut adalah untuk menampung dan memfasilitasi berbagai aktivitas masyarakat.
"Yang sekaligus berdampak peningkatan kegiatan ekonomi masyarakat sekitar," jelas admin Disporabudpar.
Pihak dinas pun menyampaikan permohonan maaf dan meminta pemakluman jika dalam pelaksanaannya, kegiatan CFD secara teknis mengganggu aktivitas masyarakat lainnya.
Meskipun tidak memberikan janji untuk memindahkan lokasi, Disporabudpar memastikan bahwa usulan dari warga tersebut telah diterima dan akan menjadi catatan penting untuk evaluasi ke depan.
"Saran saudara akan kami tampung dan sebagai bahan pertimbangan untuk kebijakan para pihak pemangku kepentingan dalam pelaksanaan event dan kegiatan kegiatan selanjutnya," tutupnya.
Warga kini menantikan apakah usulan untuk merelokasi CFD ini akan benar-benar menjadi pertimbangan serius bagi para pemangku kebijakan, demi mencari solusi terbaik antara kebutuhan ruang publik untuk beraktivitas dan kenyamanan warga yang bermukim di sekitarnya.
Motor Honda Jadi Primadona Tempat Rental di Purwokerto: Disukai Wisatawan, Stylish dan Irit |
![]() |
---|
Perempuan Banyumas Siap Gugat Mantan Kekasih Rp1 Miliar: 9 Tahun Dijanjikan Nikah, Kini Ditinggal |
![]() |
---|
Pencuri Motor di Sokaraja Banyumas Tertangkap setelah 5 Bulan, Terungkap saat Tawarkan ke Pembeli |
![]() |
---|
Pembeli Rumah Mewah di Purwokerto Mengadu ke Peradi, Ternyata Tidak Memiliki IMB |
![]() |
---|
Tingkatkan Kompetensi Kebahasaan, FKIP UMP Jalin Kerja Sama Strategis dengan Balai Bahasa Jateng |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.