Selasa, 5 Mei 2026

20 Tahun Tsunami Aceh

Kisah 2 Ibu yang Kembali Bangkit dan Berdaya, Salawati Mulai dengan Usaha Abon Ikan

Saat itu saya dalam perjalanan pulang ke Banda Aceh bersama suami dan anak bungsu, Putra, kami mendapat kabar buruk. Saya hancur sehancur-hancurnya

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Rustam Aji
KOMPAS.COM/DASPRIANI Y. ZAMZAMI
KORBAN TSUNAMI - Putra (29) sedang mengiris ikan tuna kecil (Ikan tongkol) yang sudah dijemur untuk dijadikan keumamah, penganan ikan awet yang menjadi kuliner tradisional Aceh. Putra kini melanjutkan perjalanan usaha keumamah dan abon ikan milik Salawati, seorang penyintas bencana tsunami Aceh. 

Rumah, sekolah, masjid, dan fasilitas publik kembali berfungsi. Aceh kini menjadi simbol ketahanan, kedamaian, dan harapan.

"Proses pemulihan Aceh adalah bukti nyata bahwa dengan kebersamaan, kita mampu bangkit dari keterpurukan," ujar Safrizal.

Salawati dan Aina, penyintas bencana, tidak akan melupakan kisah duka itu.

Namun, mereka yakin, kesempatan kedua yang mereka dapatkan harus dijalani dengan semangat untuk mewujudkan harapan yang sempat hilang. (kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "20 Tahun Tsunami Aceh, Kisah 2 Ibu yang Kembali Bangkit dan Berdaya"

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved