20 Tahun Tsunami Aceh
Kisah 2 Ibu yang Kembali Bangkit dan Berdaya, Salawati Mulai dengan Usaha Abon Ikan
Saat itu saya dalam perjalanan pulang ke Banda Aceh bersama suami dan anak bungsu, Putra, kami mendapat kabar buruk. Saya hancur sehancur-hancurnya
Rumah, sekolah, masjid, dan fasilitas publik kembali berfungsi. Aceh kini menjadi simbol ketahanan, kedamaian, dan harapan.
"Proses pemulihan Aceh adalah bukti nyata bahwa dengan kebersamaan, kita mampu bangkit dari keterpurukan," ujar Safrizal.
Salawati dan Aina, penyintas bencana, tidak akan melupakan kisah duka itu.
Namun, mereka yakin, kesempatan kedua yang mereka dapatkan harus dijalani dengan semangat untuk mewujudkan harapan yang sempat hilang. (kompas.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "20 Tahun Tsunami Aceh, Kisah 2 Ibu yang Kembali Bangkit dan Berdaya"
| Resmi! Kas Hartadi Jadi Nahkoda Baru PSIS Semarang untuk Dua Laga Pamungkas |
|
|---|
| Sebut Wisata Banyumas Monoton, Ketua Komisi 4 DPRD Dorong Terobosan Tiket Terusan di Baturraden |
|
|---|
| Banyumas Dibidik Jadi Lokasi Proyek Nasional, Ini Lobi Besar Bupati Sadewo di Usia ke-60 |
|
|---|
| Jualan Pakai Kebaya, Cara Unik Bakul Purwasera Banyumas Peringati Hari Kartini |
|
|---|
| Banyumas Ngibing 2026 Siap Guncang Kota Lama, 24 Jam Menari Nonstop Libatkan Seniman Mancanegara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/bangkit-tsunami-aceh.jpg)