Pilkada 2024
Warteg Jadi Faktor Angka Golput Pilkada di Tegal Tinggi
Warteg disebut menjadi faktor penyebab angka golongan putih alias golput pada Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada di Kabupaten dan Kota Tegal tinggi.
Penulis: iwan Arifianto | Editor: mamdukh adi priyanto
Perantau asal Tegal dikenal sebagai perantau ulung yang memiliki usaha jaringan Warung Tegal (Warteg).
Baca juga: Komnas HAM Komentari Proses Pilkada Kota Semarang: Bisa Jadi Percontohan!
Mereka enggan mencoblos saat Pilkada karena takut merugi.
Di sisi lain, mereka enggan memindahkan domisili data kependudukannya dengan alasan keterikatan daerah.
"Mereka beralasan ketika mencoblos harus tutup warung dua hari sehingga tak mau menanggung rugi yang cukup besar," paparnya.
Komnas HAM bahkan menemukan dalam satu kelurahan hanya ada 45 persen pemilih.
Sisanya sebesar 55 persen hidup di perantauan dan enggan pulang.
"Hasil uji petik di Kota Tegal bervariasi (partisipasi pemilihnya), tapi yang paling buruk hanya 45 persen yang menyampaikan hak pilih di satu kelurahan," terangnya.
Melihat kasus ini, Komnas HAM mendorong agar pekerja migran domestik dapat menyalurkan hak pilih meski merantau di luar daerah.
Pihaknya bakal membuat rekomendasi yang bisa dipertimbangkan pemerintah dan DPR untuk membuat regulasi pada Pilkada mendatang agar pekerja migran ber- KTP di Jawa Tengah bisa mendapatkan hak pilihnya di manapun tanpa tutup warung.
"Di mana setiap orang berapa pun itu harus diberi kesempatan untuk bisa memilih karena itu hak asasi," katanya. (*)
Baca juga: Jiwa Ksatria Bima - Mujab Paslon Bupati Tegal, Sambangi Kediaman Ischak untuk Ucapkan Selamat
warteg
Golput
angka golput
Tegal
komnas ham
Pilkada
pilkada tegal
pilkada jateng
pilkada 2024
Saurlin P Siagian
| Calon Bupati Ade Sugianto Didiskualifikasi, Pilkada Tasikmalaya Harus Diulang |
|
|---|
| Jelang Pelantikan Wali Kota Tegal Terpilih Pilkada 2024, Agus Dwi Pamitan, Titip Pesan untuk ASN |
|
|---|
| 6 Februari, Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024 Tanpa Gugatan MK Dilantik |
|
|---|
| Kenaikan Gaji Berkala 2 ASN di Pemkot Semarang Ditunda, Terbukti Langgar Netralitas saat Pilkada |
|
|---|
| Vicky Prasetyo Gugat Hasil Pilkada Pemalang ke MK, Hari Ini Diperiksa Bersama PHPU Pilgub Jateng |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/warteg-mm-putra-di-jalan-kyai-tapa.jpg)