Selasa, 12 Mei 2026

Pilgub Jateng 2024

Debat Perdana Pilgub Jateng Digelar 30 Oktober 2024, Ini Aturan yang Harus Dipatuhi Pendukung Paslon

Dua pasangan calon gubernur Jawa Tengah bakal adu gagasan, visi dan misi dalam debat terbuka pertama, Rabu. Ini aturan bagi pendukung.

Tayang:
Penulis: budi susanto | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/BUDI SUSANTO
Kordinator Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat (Kadiv Sosdiklihparmas) KPU Jateng Akmaliyah memberi keterangan kepada wartawan di kantor KPU Jateng di Kota Semarang, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Dua pasangan calon gubernur Jawa Tengah bakal adu gagasan, visi dan misi dalam debat terbuka pertama, Rabu (30/10/2024).

Debat yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng itu akan berlangsung di Marina Convention Center (MCC) Semarang.

Dalam pelaksanaan debat, KPU membatasi jumlah pendukung para paslon.

Kordinator Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat (Kadiv Sosdiklihparmas) KPU Jateng, Akmaliyah, mengatakan, masing-masing pasangan calon peserta Pilgub Jateng hanya boleh membawa masuk 75 orang pendukung.

Kebijakan ini diterapkan mengingat keterbatasan kapasitas gedung.

Baca juga: Paslon Pilgub Jateng Boleh Kampanye di Kampus, KPU: Hanya Boleh Sabtu dan Minggu

Ia menerangkan, total jumlah pendukung Paslon yang diizinkan masuk hanya 150 orang.

"Para pendukung yang masuk juga tak boleh membawa bendera ataupun atribut lain, selain yang menempel di badan," kata Akmaliyah, Senin (28/10/2024).

Menurut Akmaliyah, debat perdana tersebut akan dimulai sekitar pukul 19.00 WIB dan disiarkan langsung oleh sejumlah stasiun televisi.

Tiga Kali Masa Debat

Selama masa kampanye, KPU Jateng akan menggelar tiga kali debat bagi calon peserta Pilkada Jateng.

Debat kedua dan ketiga masing-masing digelar pada 10 November dan 20 November.

Baca juga: KPU Gelar 3 Kali Debat Peserta Pilkada Jateng, Berikut Jadwal dan Tema yang Diangkat

Pada debat pertama ini, pasangan calon gubernur dan wakil gubernur akan diminta menyampaikan gagasna terkait tata kelola pemerintahan, kepemimpinan, dan reformasi birokrasi menuju Jateng pelayanan publik yang transparan dan akuntabel.

Ada enam segmen dalam debat, dimulai dengan pemaparan visi misi, pendalaman visi misi, saling bertanya, dan closing statmen antar paslon.

"Para panelis yang mengisi kegiatan debat merupakan akademisi dari Undip, Unnes, UIN Walisongo Semarang, UIN Kudus, dan Unsoed," imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved