Berita Jateng

Gara-gara Banyak Follower, Akun Gangster Semarang Di-endorse Bandar Narkoba

Polrestabes Semarang masih menelusuri bandar judi online yang mengendorse di akun-akun gangster Kota Semarang.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: khoirul muzaki
Istimewa
Para remaja bersenjata tajam di Jalan Raya Bandungan, Desa Jetis, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang diangkut dan diamankan polisi, Senin (23/9/2024) malam. 

Tersangka Sandi merupakan admin media sosial gangster Team Dadakan, Alfin admin Team Masok dan Iqbal adalah admin All star dan Young street 04.

Baca juga: Tema Debat Perdana Paslon Bupati dan Wakil Bupati Tegal 2024, Adu Solusi Persoalan Daerah di Tegal

Hasil iklan judi ini digunakan para gangster untuk kebutuhan operasional kelompoknya.

Kebutuhan tersebut mulai dari mengobati anggota gangster yang terluka akibat tawuran.

Kemudian membeli atribut dan minuman keras hingga menyewa villa untuk melakukan rapat-rapat anggota.

"Suplai dana judi online ke gangster ini sudah berlangsung setahun," kata Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar di Mapolrestabes Semarang, Rabu (23/10/2024).

Irwan meyakini aliran uang dari judi online digunakan untuk membiayai aktivitas gangster.

Hal itu terbaca dari transaksi keuangan mulai dari sisa uang, pemanfaatan dana, dan kebutuhan lainnya.

Pihaknya masih berusaha memutus rantai ini sekaligus mengejar layer jaringan di atasnya.

"Kami masih membutuhkan beberapa langkah menjerat layer jaringan di atasnya," paparnya. (Iwn)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved