Berita Semarang
Bawen atau Tuntang? Pemkab Semarang Berencana Pindah Kantor untuk Memudahkan Layanan Warga
Pemkab Semarang berniat memindahkan pusat pemerintahan agar lebih terjangkau bagi warga di wilayah selatan, di Bawen atau Tuntang.
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang berniat memindahkan pusat pemerintahan agar lebih terjangkau bagi warga di wilayah selatan.
Rencananya, pusat pemerintahan baru dibangun di Bawen atau Tuntang.
Pusat pemerintahan Kabupaten Semarang saat ini, di wilayah Ungaran, dinilai kurang strategis dalam melayani masyarakat.
Lokasi sekarang dinilai tidak terjangkau warga di bagian selatan, semisal Susukan, Tengaran, Kaliwungu, dan Jambu.
Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan, pembangunan pusat pemerintahan baru memerlukan biaya cukup besar, terutama untuk pembebasan atau pembelian lahan.
"Karena beban pemerintah cukup besar, kami harap, secara bertahap, bisa mendapatkan tanah, entah itu hibah, melibatkan pihak lain, atau yang sifatnya tidak membeli," harap Ngesti seusai Rapat Paripurna Persetujuan Rancangan Peraturan Daerah Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah di Kantor DPRD Kabupaten Semarang, Rabu (26/6/2024).
Baca juga: Viral, Pencuri Toko Aksesoris Ponsel di Ungaran Semarang Jebol Plafon sebelum Gasak Laptop
Pemkab Semarang memerlukan lahan, minimal 40 hektare untuk pusat pemerintahan baru.
Lahan-lahan aset Pemkab Semarang yang tersebar di Kabupaten Semarang, saat ini, juga tengah dalam proses invetarisasi.
Sementara, Pemkab Semarang rencananya akan merintis pembangunan dengan menggunakan lahan seluas sekitar 18.5 hektare di lahan sekitar belakang Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) dan Mal Pelayanan Publik (MPP), Kecamatan Tuntang.
Meski demikian, peruntukkan lahan tersebut masih dalam kajian dan juga pertimbangan-pertimbangan.
Pemkab Semarang akan memprioritaskan lahan di sana untuk membangun kantor-kantor seperti Sekretariat Daerah (Setda), Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan lain sebagainya.
Baca juga: Potongan Kaki Kiri Ditemukan Pemancing Ngambang di Pantai Marina Semarang, Polisi: Potongannya Rapi
Harapannya, nanti, seluruh kantor pemerintahan dan pelayanan masyarakat bisa terpadu dan menjadi satu komplek.
"Pemindahan pusat pemerintahan ini sudah direncanakan sejak lama dan sudah ada kajiannya."
"Kami berharap, semuanya berjalan lancar agar bisa lebih optimal untuk memudahkan akses bagi masyarakat yang berada di lokasi yang cukup jauh,” kata Ngesti. (*)
Baca juga: Pejabat Ramai-ramai Ingin Jadi Tetangga Jokowi, Cari Lahan Dekat Rumah Pensiun Presiden di Colomadu
Baca juga: 34 Pasangan Tak Resmi Terjaring Razia Hotel dan Kos-kosan di Kebumen, 3 Orang Masih Pelajar
Ada Kasus Kebakaran di Kota Lama, Pemkot Semarang akan Tinjau Ulang Pemanfaatan Gedung Cagar Budaya |
![]() |
---|
Bangunan Cagar Budaya di Kota Lama Semarang Terbakar, Lantai Dua Resto Sego Bancakan Hangus |
![]() |
---|
Pelaku Penculikan Siswa SD di Gunungpati Semarang Ditangkap, Pernah Lecehkan Anak-anak |
![]() |
---|
Fakta Baru Kematian Pemuda di Reservoir Siranda Semarang: Polisi Cari Dua Pria Misterius |
![]() |
---|
Kisah Lidiah Riyanti, Jadikan Gojek Ruang Perjuangan Hidup setelah Usaha Suami Gulung Tikar |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.