Berita Nasional

Gibran Diundang Diskusi, Spanduk 'Anak Haram Konstitusi Dilarang Masuk' Terpasang di UIN Walisongo

Spanduk penolakan kedatangan Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka dipasang mahasiswa UIN Walisongo Semarang, Senin (27/5/2027).

Editor: rika irawati
Tribunsolo.com/Ahmad Syarifudin
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka memberi keterangan kepada wartawan di Balai Kota Solo. Mahasiswa UIN Walisongo Semarang memasang spanduk penolakan kehadiran Gibran di kampus tersebut yang diundang menjadi pembicara diskusi dalam rangka Dies Natalis Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik Indonesia, Senin (27/5/2024). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Sejumlah mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang memasang spanduk penolakan kedatangan Wakil Presiden terpilih hasil Pemilu 2024, Gibran Rakabuming Raka, Senin (27/5/2024).

Gibran diundang dalam diskusi "Peran pemuda menjaga kondusifitas usai pemilu dalam sebuah gerakan menuju Indonesia 2045" dalam rangka Dies Natalis Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik Indonesia.

Terlihat beberapa spanduk penolakan dipasang di Gedung Selamat Fakultas Syariah UIN Walisongo Semarang.

Spanduk tersebut di antaranya bertuliskan 'Bunuh Politik Dinasti', 'Anak Haram Konstitusi Dilarang Masuk', dan gGibran Produk Gagal'.

Diskusi tersebut dijadwalkan digelar pukul 07.00 WIB di Gedung Teater Rektorat UIN Walisongo Semarang.

Namun, hingga pukul 12.00 WIB, belum ada tanda-tanda kedatangan Gibran di lokasi diskusi.

Baca juga: PAN dan Demokrat Waswas Jatah Kursi Menteri Kabinet Prabowo-Gibran Lebih Sedikit dari Parpol Baru

Sementara, Kepala Bagian (Kabag) Tata Usaha (TU) Fakultas Syariah dan Hukum, Abdul Hakim mengaku tidak mengetahui kapan spanduk tersebut dipasang.

"Saya kurang tahu persis karena empat hari yang lalu itu libur," jelas dia saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (27/5/2024).

Tiga spanduk yang mengkritik dan menolak kedatangan Wakil Presiden Terpilih 2024-2029 Gibran Rakabuming Raka dipasang di Kantor Dekan Fakultas Syariah dan Hukum, Senin (27/5/2024). Gibran diundang menjadi pembicara dalam diskusi dalam rangka Dies Natalis Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik Indonesia.
Tiga spanduk yang mengkritik dan menolak kedatangan Wakil Presiden Terpilih 2024-2029 Gibran Rakabuming Raka dipasang di Kantor Dekan Fakultas Syariah dan Hukum, Senin (27/5/2024). Gibran diundang menjadi pembicara dalam diskusi dalam rangka Dies Natalis Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik Indonesia. (KOMPAS.COM/Muchamad Dafi Yusuf)

Abdul mengetahui keberadaan spanduk tersebut setelah mendapatkan telepon dari petugas keamanan.

"Tadi pagi saya ditelepon oleh satpam. Kalau saya tak apa-apa, tapi nanti pasti ada resistensi perlawanan dari pimpinan. Kita hidup tak sendirian," ujar dia.

Baca juga: Makan Siang Gratis Masuk Program 100 Hari Kerja Prabowo-Gibran setelah Dilantik, Prioritas Daerah 3T

Menurutnya, protes yang dilakukan mahasiswa merupakan hal yang biasa selama tidak melakukan perusakan fasilitas kampus.

"Ya, itu biasa. Selama itu tidak merusak, saya pikir itu jadi pembelajaran kita bersamaan," paparnya. (Kompas.com/Muchamad Dafi Yusuf)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gibran Diundang Diskusi di UIN Walisongo Semarang, Muncul Spanduk Penolakan".

Baca juga: Pembangunan Tol Bawen-Yogya Dikerjakan dari Kedua Ujung, Seksi 6 Ambarawa-Bawen Capai 14,66 Persen

Baca juga: Remaja di Magelang Terima 12 Luka Tusuk di Sekujur Tubuh, Dikeroyok Sekelompok Pemuda Bersenjata

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved