Mudik 2024

One Way Nasional Cikampek - Kalikangkung Semarang Batal, Dirlantas Polda Jateng Ungkap Penyebabnya

Berdasarkan rencana rekayasa di jalan tol saat mudik, one way nasional dilakukan dari Cikampek Utama atau Cikatama ke GT Kalikangkung Semarang.

tribun/iwan
Suasana antrean kendaraan di gerbang tol Kalikangkung, Semarang. One way nasional dari Cikampek Utama ke GT Kalikangkung Semarang batal dilakukan Jumat (5/4/2024) siang. Jumlah kendaraan yang melintas masih ramai, belum padat. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Rekayasa lalu lintas berupa one way nasional di jalan tol batal diberlakukan hari ini, Jumat (5/4/2024). Direktur Lalu Lintas Polda Jateng, Kombes Pol Sonny Irawan ungkap penyebanya.

Berdasarkan rencana rekayasa di jalan tol saat mudik, one way nasional dari Cikampek Utama atau Cikatama ke GT Kalikangkung Semarang dilakukan dengan prioritas kendaraan dari barat atau Jakarta ke timur atau Semarang.

Sementara, untuk kendaraan dari arah Semarang ke arah Jakarta harus melalui jalur arteri atau nontol.

Baca juga: 61,6 Juta Orang Masuk ke Jateng saat Mudik 2024, Pj Gubernur: Berikan Pelayanan yang Terbaik!

Dirlantas Polda Jateng, Kombes Pol Sonny Irawan menyebut one way nasionalbelum diberlakukan sehingga arus kendaraan dari arah timur ke barat atau Semarang ke Jakarta masih dapat melalui jalur tol.

Ia mengungkapka, kebijakan one way nasional belum diberlakukan karena jumlah kendaraan yang melintas di tol Cikampek Utama (Cikatama) masih terkendali yakni di 3.500-4.000 ribu kendaraan perjamnya.

"Iya belum one way, arus dari barat (Cikatama) masih normal dari Barat sampai timur.

Kita update terus terutama di Tol Cikatama KM 72," kata Dirlantas di GT Kalikangkung Semarang, Jumat (5/4/2024) sore.

Baca juga: Pemudik Mulai Masuk Jateng, Begini Skenario untuk Urai Kemacetan di Exit Tol Pejagan

Kendati begitu, Dirlantas melanjutkan, kebijakan one way bisa kapan saja terutama jika arus dari Cikatama perjamnya menyentuh angka 6 ribu sampai 7 ribu kendaraan.

Oleh karena itu, kata dia, one way bisa saja dilakukan malam ini ataupun esok hari.

"Kami mengikuti Cikatama, Polda Jateng telah siap di rest area dan exit tol misal ada one way maka tinggal jalan," paparnya.

Menurut dia, arus kendaraan di GT Kalikangkung Semarang masih kategori ramai yakni di bawah 3 ribu kendaraan perjam.

Berbeda halnya ketika arus kendaraan perjamnya di bawah 4 ribu yang masuk kategori padat dan di atas 4 ribu berarti emergency.

Ketika kondisi emergency selama 3 jam berturut-turut.

Maka langkah one way lokal dilakukan dari GT Kalikangkung sampai GT Bawen.

Baca juga: Jembatan Joko Kaiman Banyumas Dibuka Fungsional saat Arus Mudik, Cegah Macet Patikraja dan Kaliori

"Indikator kalikangkung misal ada 4 ribu kendaraan selama tiga jam berturut-turut ada tambahan one way sampai Bawen.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved