Berita Jateng

Kecamatan Paling Menderita saat Banjir di Semarang, Terparah dan Paling Lama Surut

Di hari ke empat banjir, masih ada tujuh kelurahan di wilayah Genuk yang masih terendam.  

Penulis: iwan Arifianto | Editor: khoirul muzaki
Iwan Arifianto/Tribun Jateng
Para relawan saat bertugas di dapur umum untuk menyuplai kebutuhan warga terdampak banjir di Kantor Kelurahan Bangetayu Wetan, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, Sabtu (16/3/2024). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Kecamatan Genuk menjadi wilayah terparah terdampak banjir di Kota Semarang.

Di hari ke empat banjir, masih ada tujuh kelurahan di wilayah Genuk yang masih terendam.  

Ketujuh kelurahan itu meliputi kelurahan Muktiharjo Lor, Terboyo wetan, Trimulyo, gebangsari genuksari kudu dan Banjardowo.

"Maka dari itu, kami terus fungsikan dapur umum dibantu teman-teman dari Kodam, relawan, dan unsur lainnya," papar Camat Genuk, Suroto, Sabtu (16/3/2024). 

Dapur umum tersebut dipusatkan di Kantor Kelurahan Bangetayu Wetan, Kecamatan Genuk.

Pengamatan Tribun di lokasi, petugas dari TNI tampak mengolah masakan berat seperti menanak nasi, menggoreng, megolah sayuran. 

Baca juga: Menumpang Kapal Pesiar Berlabuh di Tanjung Mas, Bule-bule Belajar Islam di Masjid Agung Jawa Tengah

Para relawan bertugas melakukan pengemasan dari memasukan nasi sampai lauk.

Petugas dapur umum yang mencapai puluhan orang, setiap harinya mereka mampu mengemas  10 ribu nasi bungkus. 

"5 ribu didistribusikan saat buka puasa, sisanya saat sahur," ujar Suroto.

Ia menyebut, Genuk memang menjadi wilayah paling lama surut ketika banjir. 

Baca juga: Hendak ke Dermaga Cilacap, Kapal Nelayan dengan 10 ABK Hilang Kontak usai Diterjang Badai

Sebab, Genuk merupakan teritori yang memiliki sistem drainase besar di Semarang yakni sistem drainase Tenggang dan Sringin. 

Alhasil, tumpahan air dari Kecamatan Pedurungan dan Gayamsari bakal mampir terlebih dahulu ke Genuk sebelum ke laut. 

"Sudah semestinya sistem pompa di sini ditambah," paparnya.

(iwn)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved