Berita Demak
Korban Banjir Demak Terus Bertambah, BPBD: Mereka Butuh Selimut, Susu Formula Anak, dan Diapers
Jumlah pengungsi korban banjir Demak di Kecamatan Jati Kudus, hingga hari kelima, Senin (12/2/2024), terus bertambah.
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS – Jumlah pengungsi korban banjir Demak di Kecamatan Jati Kudus, hingga hari kelima, Senin (12/2/2024), terus bertambah.
Saat ini, pengungsi membutuhkan selimut, obat-obatan, serta kebutuhan untuk anak-anak, semisal susu formula dan diapers.
Kepala Subbag Perencanaan Badan Penanggulangan bencana Daerah (BPBD) Kudus Norman mengatakan, jumlah pengungsi terus bertambah karena banyak warga yang baru bisa diselamatkan setelah ada tim gabungan yang menyisir lokasi banjir di Kecamatan Karanganyar, Demak.
"Untuk kebutuhan yang masih diperlukan saat ini yaitu obat-obatan, selimut, makanan anak, susu formula untuk anak, dan diapers. Kalau pakaian, ini sudah menumpuk," kata Norman, Senin.
Sedangkan untuk kebutuhan makanan bagi para pengungsi, kata Norman, sampai saat ini masih mencukupi.
Bahkan, dia memastikan, kebutuhan makan sampai sepekan, masih aman. Logistik makan itu terbanyak datang dari para donatur.
Baca juga: Jumlah Pengungsi Korban Banjir Demak Mencapai 11.400 Orang, Masih Ada yang Terjebak di Permukiman
Sementara, untuk kesehatan, belum ada keluhan berarti dari para pengungsi.
Di posko pengungsian juga dibangun pos kesehatan yang dilengkapi tenaga medis.
"Paling ada, keluhan sedikit sakit perut dan ada juga yang diare," kata dia.
Sementara, data yang diperoleh dari BPBD Kudus, jumlah korban banjir demak yang mengungsi di Kecamatan Jati, Kudus, sejak hari pertama banjir, Kamis (8/2/2024) hingga hari ini, mencapai 3.274 jiwa.
Mereka mengungsi di sejumlah tempat, di antaranya di Terminal Induk Jati Kudus.
Data terakhir, di tempat ini, ada 249 jiwa yang mengungsi.
Sementara, ribuan lainnya, berada di sejumlah posko, yakni di Jembatan Tanggulangin, Balai Desa Jati Wetan, Koramil Jati, dan berada di sejumlah rumah warga.
Baca juga: Cerita Warga Demak Selamat dari Banjir: Hanya Sempat Bawa Susu Bayi, 18 Jam Bertahan di Tanggul
Pujianto, seorang pengungsi, bersyukur bisa berada di pengungsian bersama istri dan dua anaknya.
Dia tiba di pengungsian pada Jumat (9/2/2024) pukul 03.00 WIB pagi.
Banjir Rob Genangi Jalan Pantura Sayung Demak, Arus Lalu Lintas dari dan ke Semarang Tersendat |
![]() |
---|
Tak Ada Kenaikan PBB, Demak Pilih Maksimalkan Potensi Wisata untuk Genjot PAD |
![]() |
---|
200 Personel Dikerahkan, Polres Demak Lakukan Penyekatan untuk Cegah Warga Ikut Demo di Pati |
![]() |
---|
Kesal Protes Soal Debu Tak Digubris, Warga Purwosari Sayung Larang Truk Tol Semarang-Demak Melintas |
![]() |
---|
Warga Purwosari Sayung Kesal, Debu Proyek Tol Semarang-Demak Makin Tebal |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.