Berita Demak
Korban Banjir Demak Terus Bertambah, BPBD: Mereka Butuh Selimut, Susu Formula Anak, dan Diapers
Jumlah pengungsi korban banjir Demak di Kecamatan Jati Kudus, hingga hari kelima, Senin (12/2/2024), terus bertambah.
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: rika irawati
Sebelumnya, dia bersama istri dan anak-anaknya bertahan di lantai dua rumah tetangga.
Mereka akhirnya dievakuasi karena ketinggian banjir mencapai tiga meter.
Dia bertahan di rumah tetangga sekitar 15 jam.
Selain ketinggian air terus bertambah, Pujianto memutuskan mengungsi karena keterbatasan logistik makanan.
Bahkan, sejak menyelamatkan diri, sekeluarga belum ada yang makan.
Anak pertama Pujianto berusia 15 tahun dan akan kedua, 6 tahun.
"Rumah saya tenggelam. Hanya tinggal gentingnya. Saat air seleher orang dewasa, anak-anak tak angkat, tak suruh naik ke rumah tetangga yang lantai dua," kata Pujianto. (*)
Baca juga: Mahasiswa Semarang Tuntut Pemakzulan Presiden Jokowi, Dinilai Tak Netral di Pemilu 2024
Baca juga: Aksi Borong Caleg dan Parpol untuk Kampanye Pemilu 2024 Diduga Picu Lonjakan Harga Beras
Banjir Rob Genangi Jalan Pantura Sayung Demak, Arus Lalu Lintas dari dan ke Semarang Tersendat |
![]() |
---|
Tak Ada Kenaikan PBB, Demak Pilih Maksimalkan Potensi Wisata untuk Genjot PAD |
![]() |
---|
200 Personel Dikerahkan, Polres Demak Lakukan Penyekatan untuk Cegah Warga Ikut Demo di Pati |
![]() |
---|
Kesal Protes Soal Debu Tak Digubris, Warga Purwosari Sayung Larang Truk Tol Semarang-Demak Melintas |
![]() |
---|
Warga Purwosari Sayung Kesal, Debu Proyek Tol Semarang-Demak Makin Tebal |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.