Berita Pendidikan
Diduga Lakukan Plagiasi Karya Ilmiah, Rektor UIN Walisongo Semarang Didesak Mundur
Forum Guru Besar dan Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang mendesak Prof Dr Imam Taufiq mundur dari jabatan rektor kampus tersebut.
Penulis: amanda rizqyana | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Forum Guru Besar dan Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang mendesak Prof Dr Imam Taufiq mundur dari jabatan rektor kampus tersebut.
Desakan ini disampaikan lantaran muncul dugaan Prof Imam melakukan plagiat karya ilmiah.
Kasus ini pun telah masuk dan diproses di sidang Komisi Akademik Senat.
Anggota Forum Guru Besar dan Dosen UIN Walisongo Semarang, Prof Abdul Hadi mengatakan, dugaan plagiasi itu tak hanya ada pada satu karya ilmiah tetapi beberapa.
"Terdapat dugaan plagiasi pada karya ilmiah yang dilakukan oleh Saudara Prof Dr Imam Taufiq, MAg, selaku Rektor UIN Walisongo Semarang," kata Abdul Hadi saat dihubungi, Rabu (6/9/2023).
"Maka, kami ajukan permohonan tersebut sebagai perhatian dan sikap dari Rektor UIN," katanya.
Baca juga: 2 Pejabat UIN Walisongo Semarang Terseret Jual Beli Jabatan Perades Demak, Terima Suap Rp830 Juta
Terpisah, anggota Forum Silaturahmi Guru Besar dan Dosen UIN Walisongo Semarang DrNur Khoirin mengatakan, terdapat dua kubu yang memiliki pandangan berbeda terkait kemiripan karya ilmiah milik Imam.
Tim 1 berpandangan adanya plagiasi dengan kemiripan hingga 31 persen.
"Sementara, tim 2, menyanggahnya dengan kemiripan 16 persen meskipun ketika ketua Sidang Komisi Akademik Senat menanyakan keberadaan dan validitas naskah yang diuji, tim 2 tidak bisa menunjukkannya," terangnya.
Khoirin menduga, naskah yang diuji tim 2 tidak otentik karena karya ilmiah telah mengalami revisi.
Sementara, naskah yang diuji tim 1 merupakan naskah asli dari dokumen Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama (Kemenag) yang diperoleh Forum Silaturahmi Guru Besar dan Dosen UIN Walisongo Semarang.
"Forum Silaturahmi Guru Besar dan Dosen masih menyimpan bukti indikasi plagiasi dari dua karya lain saudara Prof Imam Taufiq," tegasnya.
Khoirin menegaskan, Forum Guru Besar dan Dosen mengusulkan pada Komisi Etik Senat untuk melakukan sidang pendalaman pada dua karya tersebut.
Menurut Khoirin, dugaan plagiasi ini muncul dari penulisan penelitian yang dilakukan Prof Imam Taufiq pada 2015.
Penelitian berjudul 'Konsep Hilal dalam Perspektif Tafsir al-Qur'an dan Astronomi Modern (Integrasi dalam Konteks Keindonesiaan)' itu didanai oleh Diktis Kemenag.
uin walisongo
rektor uin walisongo
rektor uin walisongo plagiat
plagiat karya ilmiah
Plagiasi
dugaan plagiasi rektor
kejadian semarang hari ini
Wakil Ketua KPK Ingatkan Kebiasaan Mahasiswa yang Mengarah ke Korupsi: Mencontek adalah Cikal Bakal |
![]() |
---|
Gelar Turnamen Voli Antardusun di Wonosobo, Mahasiswa UMP Gaungkan Semangat Sportivitas |
![]() |
---|
Kemenag Siapkan KIP Kuliah untuk 21.490 Mahasiswa Kampus Keagamaan, Bantuan Rp6,6 Juta Per Semester |
![]() |
---|
SMP Negeri 4 Ulujami Pemalang Laksanakan Parenting dan Sosialisasi Program Sekolah ke Wali Siswa |
![]() |
---|
Unnes Semarang Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Magister Informatika, Ditutup 8 Agustus 2025 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.