Berita Banyumas
Keluh Kesah Petani di Ajibarang Banyumas: Tanggul Jebol Tak Diperbaiki, Padahal Sudah 1 Tahun
Tanggul jebol di Ajibarang Banyumas tak kunjung diperbaiki. Petani dan pemilik kolam ikan merugi.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: mamdukh adi priyanto
Pemilik kolam mengalami kerugian besar ratusan ekor ikan mati akibat kekurangan air.
Seorang pemilik kolam, Daslam mengatakan kolam ikannya sudah tidak produktif.
Bahkan, ikan yang mati sudah mencapai 50 persen dengan total kerugian sampai Rp9-Rp10 juta.
Baca juga: Petani Milenial di Jepara Kembangkan Melon Premium, Bikin Wisata Petik Sendiri
"Kolam ikan harus ada air terus, jika air tidak ada mengancam ikan mati apalagi debit air kolam sudah susut dan berwarna hijau.
Harapan kami segera ada perbaikan kolam lagi," jelasnya.
Gagal Tanam Dua Kali
Kadus 3 Desa Pancasan, Muklisina Lahudin mengatakan, areal sawah di Desa Pancasan yang teraliri bendungan irigasi pengasinan sebanyak 35 hektare dari 50 hektare.
Baca juga: Ganjar Berterima Kasih ke Petani Nelayan Buruh dan ASN saat Momentum Upacara HUT RI di Jateng
Sudah mengalami gagal tanam selama 2 kali.
Hal itu karena irigasi kering akibat tanggul jebol pada setahun lalu akibat diterjang banjir.
Dinas terkait sempat membangun tanggul namun tidak selesai, tanggul kembali diterjang banjir hingga merusak tanggul sungai datar.
Pemdes bersama petani berupaya memendung tanggul dengan karung dan bambu namun belum maksimal
"Sudah melaporkan kerusakan irigasi yang menyebabkan keringnya 50 hektar sawah di wilayah Desa Pancasan kepada Dinas Pekerjaan Umum Banyumas untuk memperbaiki kerusakan sarana irigasi tersebut agar mereka bisa segera menanam padi.
Namun hingga kini belum ada perbaikan sarana irigasi tersebut," jelasnya.
Luasan areal sawah 50 hektar sawah yang memasuki musim tanam Juli – Agustus pun gagal tanam.
Areal sawah kering dan retak-retak sementara tanaman padi berusia 30 hari layu dan mati.
Apabila kerusakan irigasi tidak segera diperbaiki luas areal sawah yang mengalami kekeringan akan bertambah.
Irigasi yang rusak tersebut merupakan sumber air andalan untuk seluruh sawah dan petani ikan di desa pancasan. (*)
Baca juga: Cuaca Panas Kering Bikin Petani Tembakau Batang Sumringah, Kualitas Hasil Panen Meningkat
Lagu Di Tepinya Sungai Serayu Masih Diputar di Stasiun Daop 5 Purwokerto, Kena Royalti? |
![]() |
---|
Warga di Bantaran Sungai Banyumas Diminta Waspada Bencana, Hujan Lebat Masih Berpotensi Terjadi |
![]() |
---|
Sembilan Tahun Pacaran Akhirnya Kandas, Warga Kembaran Banyumas Siap Gugat Mantan Pacar Rp1 Miliar |
![]() |
---|
Harga Beras dan Minyak Goreng Premium di Banyumas Masih Tinggi, Telur Ayam dan Tepung Relatif Stabil |
![]() |
---|
Motor Honda Jadi Primadona Tempat Rental di Purwokerto: Disukai Wisatawan, Stylish dan Irit |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.