Berita Jateng
Ganjar Berterima Kasih ke Petani Nelayan Buruh dan ASN saat Momentum Upacara HUT RI di Jateng
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyampaikan ucapan terima kasih kepada para petani, nelayan, buruh pabrik, hingga aparatur sipil negara (ASN).
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyampaikan ucapan terima kasih kepada para petani, nelayan, buruh pabrik, hingga aparatur sipil negara (ASN).
Ganjar mengatakan, mereka telah banyak bekerja keras mewujudkan impian para pejuang kemerdekaan.
Hal itu disampaikan Ganjar dalam amanatnya, pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Republik Indonesia tingkat Provinsi Jawa Tengah, di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Semarang, Kamis (17/8/2023).
Impian pejuang mewujudkan kemakmuran hingga kemajuan Indonesia bukan kerja satu golongan atau satu orang saja.
Baca juga: Ada yang Berbeda, Upacara HUT RI di Jateng Dihadiri Konjen China dan Australia Serta Dubes Singapura
“Saya sampaikan terima kasih tidak terkira kepada saudara-saudaraku para petani.
Kerja keras panjenengan Jawa Tengah jadi salah satu lumbung pangan Indonesia,” katanya.
Ganjar juga menyampaikan apresiasinya kepada para buruh pabrik.
Menurutnya, kondusivitas serta proses rembugan yang selama ini dilakukan berhasil menarik ratusan triliun investasi dalam sepuluh tahun terakhir.
Gubernur Jateng dua periode itu juga menyampaikan terima kasih kepada para tokoh agama.
Baca juga: 8.031 Napi di Jateng Dapat Remisi, Ganjar Borong Hasil Karya Penghuni Lapas Kedungpane Semarang
Berkat kesalehan mereka, lanjut Ganjar, indeks pembangunan manusia dan kebahagiaan warga Jawa Tengah terus meningkat.
“Juga kepada para nelayan, pengusaha, karyawan maupun pedagang, terima kasih telah bekerja sebaik-baiknya,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu Ganjar juga menyinggung reformasi birokrasi yang terjadi di Jawa Tengah.
Ia menyampaikan terima kasih, hususnya kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN).
Baca juga: Pimpin Upacara 17-an Terakhir sebagai Gubernur, Ganjar: Terima Kasih, Partisipasi Warga Luar Biasa
Sehingga perubahan pelayanan yang mudah, murah dan cepat bisa dirasakan masyarakat.
“Saya tidak tahu bagaimana jadinya jembatan timbang saat ini jika tidak ada reformasi besar-besaran setelah kita bongkar praktik pungli di sana,” katanya.
Massa Rusuh Bakar Gedung DPRD Kota Pekalongan |
![]() |
---|
Ricuh Demo di Mapolda Jateng Semarang, Polda Kembali Tangkap 40 Demonstran |
![]() |
---|
Waduh! Susu Kedelai MBG di Ngawen Blora Tidak Layak Konsumsi |
![]() |
---|
Pernah Jadi Pusat Peradaban Islam di Jawa, Kabupaten Ini Masuk Salah Satu Penghasil Beras Terbesar |
![]() |
---|
Respons Ahmad Luthfi usai Fasilitas Kantor Gubernur Jateng Dirusak dan 3 Mobil Dibakar |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.