Haji 2023

Rasa Bahagia Rachadi, Jemaah Haji Pekalongan Berubah Duka. Istri Meninggal sesaat Turun dari Pesawat

Rasa bahagia Rachadi Wardi Wiryo, jemaah haji asal Pekalongan, tiba di Tanah Air hanya berlangsung sesaat. Sang istri, wafat tak lama tiba di bandara.

Editor: rika irawati
TribunSolo.com/Anang Ma'ruf
Ilustrasi jemaah haji Embarkasi Solo tiba di Asrama Haji Donohudan Boyolali. Kedatangan jemaah haji Kloter 40 Embarkasi Solo berubah duka karena satu di antara jemaah meninggal sesaat setelah tiba di Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, Selasa (18/7/2023). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BOYOLALI - Rasa bahagia Rachadi Wardi Wiryo tiba di Tanah Air setelah ibadah haji hanya berlangsung sesaat.

Sang istri, Muniroh Khusaini Suyuti (60), dinyatakan wafat sesaat setelah tiba di Embarkasi Solo.

Rachadi Wardi Wiryo pun tak bisa menahan tangis saat menerima kabar itu di poliklinik kesehatan Embarkasi Haji Solo, Selasa (18/7/2/2023).

Informasi dari dokter, Muniroh meninggal karena serangan jantung.

Padahal, selama beribadah haji di Tanah Suci, Muniroh tak memiliki catatan kesehatan.

Termasuk, saat perjalanan pulang. Muniroh tak mengalami penurunan kondisi tubuh, sama sekali.

Baca juga: Tak Beranjak dari Kursi setelah Pesawat Tiba di Solo, Jemaah Haji asal Pemalang ternyata Meninggal

Jemaah haji asal Pekalongan itu bahkan turun dari pesawat terbang sendiri tanpa bantuan petugas.

Sayang, saat sudah berada di dalam bus, menunggu seluruh jemaah turun dari pesawat, dia muntah-muntah, kemudian pingsan.

"Seketika itu juga, petugas kloter dan petugas KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan) membawa jemaah tersebut keluar dari bus untuk dibawa ke ambulans," kata Humas PPIH Embarkasi Solo Gentur Rachma Indriadi.

Jemaah haji tersebut langsung dibawa ke klinik Kesehatan Embarkasi Solo.

Tim medis pun langsung melakukan tindakan medis.

"(Di poliklinik Embarkasi haji) selama 30 menitan dan tadi sempat di EKG (Elektrokardiogram, alat pendeteksi jantung). Dan tepat di pukul 10.35 WIB, beliau dinyatakan wafat," tambahnya.

Baca juga: Pencarian Satu Jemaah Haji yang Hilang Terus Dilakukan, Petugas Sisir Lagi Kamar Jenazah RS

Setelah proses administrasi selesai, jenazah kemudian diserahkan ke petugas daerah.

"Saat ini sudah dibawa ambulans ke rumah duka di Kabupaten Pekalongan," jelasnya.

Kindro Dwi Raharjo, ketua Kloter 40 mengatakan, selama beribadah di Tanah Suci, Muniroh dalam kondisi sehat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Solo
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved