Berita Klaten

Wow, Domba di Klaten Ini Miliki Bobot 120 Kg. Cocok untuk Hewan Kurban

Domba-domba milik Handaru Jati (30), warga Klaten, menarik perhatian warga. Satu di antaranya, Bagong, domba jantan berbobot 120 kilogram.

Editor: rika irawati
TribunSolo.com/Ibnu Dwi Tamtomo
Bagong, domba raksasa milik peternakan Ciptahadi Karya Farm, Klaten, memiliki bobot 120 kilogram. Domba ini sudah memenuhi syarat untuk dijadikan hewan kurban. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KLATEN - Domba-domba milik Handaru Jati (30), warga Klaten, menarik perhatian warga.

Apalagi, menjelang Hari Raya Iduladha, domba-domba di peternakan Ciptahadi Karya Farm itu mulai dilirik untuk kurban.

Satu di antara yang menyedot perhatian adalah domba bernama Bagong.

Domba ini termasuk raksasa karena memiliki berat mencapai 120 kilogram.

Bobot domba jantan itu diperkirakan terus bertambah mengingat Iduladha masih tiga pekan lagi.

Baca juga: Unik! Anak Domba Milik Peternak di Sukoharjo Ini Memiliki Bulu Bercorak Mirip Lafaz Allah

Daru, sapaan Handaru Jati, mengatakan, secara genetik, Bagong merupakan peranakan silang antara domba jenis Texsel dan Garut.

"Jadi, kalau dari postur dombanya, panjang dan besar itu dari body Texel. Namun, menariknya, domba tersebut memiliki tanduk ciri khas domba Garut."

"Hari ini, beratnya berkisar 120 kilogram untuk usianya sekitar 2 tahun dan ini hasil perkawinan silang yang kami lakukan sendiri," terang Daru, dikutip dari Tribunsolo.com, Minggu (4/6/2023).

Daru mengatakan, tak ada treatment khusus untuk menghasilkan domba berukuran raksasa.

Dia hanya melakukan perawatan rutin, di antaranya memberi vitamin, antibiotik, antiparasit, dan obat cacing.

Bagong juga diperlakukan sama seperti domba lain. Hanya, porsi atau jumlah makanan Bagong lebih banyak.

"Saya menggunakan pakan kering. Tetapi, untuk adaptasi, kami juga pakai sedikit hijauan."

"Khusus pejantan, kami tambahkan telur, madu, dan gula jawa."

"Dan untuk Bagong ini, treatment-nya sama. Hanya saja, kalau standar pemberian pakan, 4-5 persen dari bobot, jadi kalau bobot si Bagong, (makanan) lebih banyak dari yang lain," terangnya.

Baca juga: Bingung Pilih Hewan Kurban di Tengah Maraknya PMK? Ini Tips dari Peternak Sapi di Demak

Daru juga melakukan pencukuran bulu domba secara rutin. Ini dilakukan untuk menjaga kesehatan hewan tersebut agar terbebas dari kutu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Solo
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved