Berita Cilacap

Puluhan Warga Mujur Lor Cilacap Dilarikan ke RS. Alami Mual Muntah Diare, Diduga Keracunan Makanan

Puluhan warga Mujur Lor, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap dilarikan ke fasilitas kesehatan setelah menunjukkan gejala keracunan, Selasa (28/2/2023).

Tangkap Layar Youtube Kompas TV
Seorang warga Mujur Lor, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, menjalani perawatan di rumah sakit lantaran mengalami mual dan muntah diduga keracunan makanan, Selasa (28/2/2023). Sedikitnya ada 54 warga Mujur Lor yang menunjukkan gejala sama dan diduga mengalami keracunan makanan dari hajatan tetangga. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Puluhan warga Mujur Lor, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, dilarikan ke fasilitas kesehatan setelah menunjukkan gejala keracunan, Selasa (28/2/2023).

Mereka diduga mengalami keracunan makanan dari hajatan tetangga.

Dikutip dari tayangan Sapa Indonesia Siang Kompas TV, data sementara, ada 54 warga yang menunjukkan gejala keracunan makanan.

Baca juga: Pengantin Perempuan di Boyolali Tak Muncul di Acara Ngunduh Mantu, Ternyata Keracunan Makanan

Baca juga: 11 Anak di Karangrena Cilacap Berpotensi Stunting, Dapat Makanan Tambahan dan Terus Dipantau

Mereka dirawat di sejumlah faskes, di antaranya di PKU Muhammadiyah Kroya, Puskesmas Kroya, dan sejumlah faskes di wilayah Banyumas.

Namun, ada pula yang memilih beristirahat di rumah.

Supriyono, satu di antara keluarga korban mengungkapkan, sebelum kejadian, keluarganya menyantap makanan dari hajatan tetangga pada Senin (27/2/2023).

"Kemarin sore makan satai. Tadi pagi, sekitar pukul 03.30 WIB, mengalami muntah-muntah, diare, pusing, sampai jatuh," ungkap Supriyono saat menunggui keluarganya di PKU Muhammadiyah Kroya.

Baca juga: Bumil di Cilacap Ngidam Ketemu Ganjar, Impiannya Terkabul dan Sudah Lahirkan Bayi Laki-laki Sehat

Baca juga: Pesona Pantai Karang Pandan di Balik Sangarnya Pulau Nusakambangan Cilacap: Berpasir Putih

Informasi yang didapat, satai yang disantap merupakan suguhan dari hajatan tetangga.

Namun, penyelenggara hajatan tak membuat mandiri satai itu melainkan pesan.

Saat ini, kasus tersebut telah ditangani Dinas Kesehatan (Dinkes) dan pihak berwenang.

Dinkes telah mengambil sampel makanan diduga sumber keracunan makanan untuk diperiksa di laboratorium. (*)

Baca juga: 2 Pemotor Tewas Terlindas Truk di Jalan Pejagan-Ketanggungan Brebes, Oleng Lewati Jalan Berlubang

Baca juga: Pantau Coklit Data Pemilih Pemilu 2024, Bawaslu Banyumas Sambangi Desa Adat Bonokeling

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved