Berita Banyumas

Harga Pangan di Pasar Tradisional Banyumas Kini Tersaji di Sigaokmas, Pembeli Masih Boleh Menawar

Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastionomeresmikan aplikasi Sistem Informasi Harga Pokok Banyumas di Pasar Manis Purwokerto, Selasa.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
ISTIMEWA/PEMKAB BANYUMAS
Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono bersama Bunda UMKM Banyumas Erna Husein meresmikan Aplikasi Sistem Informasi Harga Pokok Banyumas (Sigaokmas) di Pasar Manis, Purwokerto, Selasa (24/1/2023). Aplikasi ini berupa informasi harga komoditas dalam teks berjalan yang dipasang di 13 pasar di Banyumas. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono bersama Bunda UMKM Banyumas Erna Husein meresmikan aplikasi Sistem Informasi Harga Pokok Banyumas (Sigaokmas) di Pasar Manis Purwokerto, Selasa (24/1/2023).

Aplikasi ini berupa running text yang akan menginformasikan harga komoditas di pasar setempat.

Tak hanya di Pasar Manis, aplikasi ini juga dipasang di 12 pasar tradisional lain di Banyumas.

Kepala Dinperindag Banyumas Titik Puji Astuti menjelaskan, pembuatan aplikasi Sigaokmas bekerja sama dengan Dinkominfo.

Baca juga: Info Harga Sembako Kabupaten Banyumas, 25 Januari 2023: Harga Sembako Sudah Stabil

Baca juga: Sambangi Warung-warung, Anggota Polsek Kalibagor Banyumas Kukut 15 Liter Tuak dan 5 Botol Anggur

Baca juga: KPU Banyumas Lantik 993 PPS Pemilu 2024, Imam: Jaga Profesionalitas dan Integritas

Tujuannya, upaya memberikan perlindungan kepada konsumen dalam berbelanja, khususnya soal harga.

Selain itu, memberikan informasi harga secara real time serta sebagai alat pendeteksi dini pemerintah dalam membuat kebijakan bilamana terjadi fluktuasi harga komoditas di pasar rakyat.

"Saat ini, running text sudah terpasang di Pasar Banyumas, Sokaraja, Manis, Larangan, Kemukusan, Jatilawang, Sangkalputung, Tambak, Pahing, Ajibarang, Wage, Pon, dan Pasar Proliman," jelasnya dalam rilis, Rabu (25/1/2023).

Sementata itu, Sadewo merasa senang dengan adanya informasi harga berbentuk teks berjalan di 13 titik pasar.

Menurutnya, informasi ini dapat membantu menyajikan data bagi masyarakat dalam memperoleh harga terbaru komoditas yang dibutuhkan.

"Tapi, di dalamnya, tidak terpatok dari harga yang tertera di running text jadi tetap ada proses tawar menawar seperti pasar tradisional pada umumnya," imbuhnya. (*)

Baca juga: Apes! Jari Mahasiswa Asal Brebes di Semarang Terpotong saat Cuci Motor Honda CBR. Mesin Masih Nyala

Baca juga: Kondisi Terkini Istri Kopda Muslimin, Kehilangan Limpa akibat Ditembak Orang Suruhan Suami

Baca juga: Sempat Disoraki Pengunjung, Putri Candrawathi Bacakan Pleidoi. Berharap Segera Berkumpul dengan Anak

Baca juga: Raksasa Teknologi Google Umumkan PHK 12 Ribu Karyawan, Begini Alasan CEO Sundar Pichai

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved