Banjir Kudus

Sekolah dan Murid Jadi Korban Banjir, Kegiatan Belajar di SD 3 Jati Wetan Kudus Dilakukan Daring

Siswa SD 3 Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, terpaksa mengikuti kegiatan belajar mengajar secara daring, Senin (2/1/2023).

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/RIFQI GOZALI
Sejumlah guru SD 3 Jati Wetan Kudus mengecek banjir yang menggenangi sekolah, Senin (2/1/2023). Kondisi ini membuat sekolah menerapkan pembelajaran sistem daring. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Siswa SD 3 Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, terpaksa mengikuti kegiatan belajar mengajar secara daring, Senin (2/1/2023).

Pertemuan tatap muka tidak memungkinkan digelar lantaran sekolah tersebut terendam banjir hingga ruang kelas.

Pantauan di lapangan, Senin pagi, pintu gerbang sekolah sengaja tak dibuka.

Halaman sekolah tergenang banjir sekitar 50 sentimeter. Sedangkan di dalam ruangan kelas, genangan air sekitar 20 sentimeter.

Hanya terlihat sejumlah guru yang menata kursi dan mengevakuasi buku dari dalam laci ke atas meja.

Baca juga: Banjir Sudah Tiga Hari Genangi Temulus Kudus, Warga Sakit Dievakuasi Menggunakan Perahu Karet

Baca juga: Pemain PSIR Rembang Dinilai Diving dan Handball, Persiku Kudus Adukan Wasit Liga 3 Jateng

Kepala SD 3 Jati Wetan Ahmad Aliek Mochtar mengatakan, sekolah tersebut terendam banjir sejak Sabtu (31/12/2022).

Saat itu, air mulai menggenang dan masuk ke dalam ruangan.

Namun, saat banjir pertama melanda sekolah, kegiatan belajar mengajar masih libur semester.

Hari ini, jelas Aliek, merupakan hari pertama kegiatan sekolah dimulai lagi.

Akhirnya, pihak sekolah mengajukan izin kepada Dinas Pendidikan setempat untuk menggelar pembelajaran secara daring lantaran kondisi sekolah yang tak memungkinkan.

Selain itu, banyak pelajar yang rumahnya juga terendam banjir sehingga mereka bersama keluarga mengungsi.

"Karena sebagian besar wali murid mengungsi, jadi pembelajaran berlangsung secara daring," kata Aliek.

Baca juga: Ancam Perkosa Korban saat Curi Motor, Warga Dawe Kudus Berakhir di Massa

Baca juga: Pria di Kudus Cabuli Dua Anak Kecil Tetangganya, Gara-gara Kecanduan Film Porno

Dia belum mengetahui sampai kapan pembelajaran akan dilakukan secara daring.

Yang pasti, selama sekolah masih terendam air maka pembelajaran akan berlangsung secara daring.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Jati Wetan Aiptu Susanto mengatakan, saat ini, ketinggian banjir di desa tersebut bertambah dibandingkan sehari sebelumnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved