Jumat, 24 April 2026

Banjir Kudus

42 SD dan SMP di Kudus Kebanjiran, Beberapa Sekolah Diliburkan

Banjir kembali melanda Kabupaten Kudus. Hingga Jumat pagi, banjir masih menggenangi 42 SD dan SMP.

Penulis: Saiful Masum | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/SAIFUL MASUM
KERJA BAKTI - Siswa SDN 5 Ngembalrejo, Kecamatan Bae, Kebupaten Kudus, Jawa Tengah, membersihkan lumpur sisa banjir yang masuk ruang kelas mereka, Jumat (7/2/2025). Sebanyak 42 SD dan SMP di Kudus terendam banjir sejak Kamis hingga Jumat pagi. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Banjir kembali melanda Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Kamis (6/2/2025) malam.

Selain permukiman, hingga Jumat (7/2/2025), banjir menggenangi 42 SD dan SMP di enam kecamatan.

Banjir ini dipicu hujan deras yang mengguyur Kota Kretek tiga hari terakhir.

Akibatnya, debit Sungai Dawe dari lereng Gunung Muria meningkat hingga meluap.

Data yang diterima, SD dan SMP terdampak banjir itu ada di Kecamatan Kota Kudus, Kaliwungu, Jati, Bae, Jekulo, dan Mejobo.

Tiga sekolah dasar di Kecamatan Bae, yaitu SDN 1 Ngembalrejo, SDN 3 Ngembalrejo, dan SDN 5 Ngembalrejo mengalami dampak banjir yang cukup parah.

Semua ruangan di tiga sekolah tersebut terendam banjir disertai lumpur, dengan ketinggian air di dalam ruangan mencapai 50 sentimeter. 

Baca juga: 8 SD dan SMP Negeri di Kudus Masih Kebanjiran, Pembelajaran Dilakukan secara Daring

Hingga Jumat pagi, banjir masih menggenangi sebagian ruang kelas dan halaman di tiga sekolah itu.

Puluhan siswa di SDN 1 dan SDN 3 Ngembalrejo terpaksa diliburkan karena kondisi sekolah tidak memungkinkan untuk berlangsungnya kegiatan belajar dan mengajar. 

Terlebih, tempat tinggal mayoritas siswa SDN 1 dan SDN 3 Ngembalrejo juga kebanjiran.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SDN 1 Ngembalrejo Kusmiyati menyampaikan, banjir menggenangi sekolahnya sejak Kamis malam, pukul 20.00 WIB.

Sejak saat itu, air bertambah cepat masuk ke ruang kelas, perpustakaan, dan kantor guur.

Semua ruang yang ada di SDN 1 Ngembalrejo terendam banjir. 

Sebanyak 26 siswa, kelas 1 sampai kelas 6, secara otomatis diliburkan karena rumah siswa juga kebanjiran.

Sementara aktivitas bersih-bersih sekolah dari air dan lumpur dilakukan guru dan tenaga kependidikan sejak Jumat pagi. 

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved