Sabtu, 2 Mei 2026

Banjir Kudus

Banjir Rendam 250 Rumah di Pladen Kudus, Air Datang Sebelum Subuh Datang

Ratusan rumah di Pladen Kudus terendam banjir, Kamis. Air datang sekitar pukul 04.00 WIB setelah tanggul sungai jebol.

Tayang:
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: rika irawati
Tribun Banyumas/BPBD Kudus
TANGGUL JEBOL - Warga dan aparat gabungan menambal tanggul sungai yang jebol jebol di Dukuh Jawik, Desa Pladen, Kecamatan Jekulo, Kudus, Kamis (5/2/2026). Tanggul jebol ini membuat sekitar 250 rumah di Pladen kebanjiran. 

Ringkasan Berita:
  • Sedikitnya 250 rumah di Jekulo Kudus terendam banjir akibat jebolnya sungai di dekat permukiman itu, Kamis.
  • Air datang sekitar pukul 04.00 WIB.
  • Warga dan aparat gabungan bergotong-royong menambal tanggul jebol menggunakan sak berisi tanah dan pasir.

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS – Ratusan rumah di lima RT di Desa Pladen, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, terendam banjir, Kamis (5/2/2026).

Banjir Kudus datang setelah tanggul sungai yang melintasi permukiman, tepatnya di Dukuh Jawik, Desa Pladen, jebol.

Tanggul jebol tersebut terjadi sekitar pukul 04.00 WIB atau sesaat sebelum Subuh menjelang.

Sebelumnya, hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak Rabu (4/2/2026) malam. 

Akibatnya, debit air sungai meningkat dan merobohkan tanggul sepanjang sekitar 10 meter.

Baca juga: Banjir Rendam Ratusan Rumah dan Motor di Kudus, ATPM Gelar Servis Gratis

Kapolsek Jekulo AKP Danail Arifin mengatakan, pascakejadian, warga bersama anggota TNI Polri dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergotong-royong menambal tanggul jebol tersebut menggunakan karung berisi pasir dan tanah.

Danail menjelaskan, akibatnya air sungai yang melimpas ke wilayah permukiman karena tanggul jebol mengakibatkan banjir yang menggenang di permukiman yang ada di lima RT di Dukuh Jawik.

"Untuk saat ini, proses penambalan tanggul jebol menggunakan karung sudah selesai," kata Danail.

250 Rumah Kebanjiran

Sementara, Camat Jekulo Adji Setiawan mengatakan, tanggul jebol tersebut saat ini telah ditangani secara darurat. 

Jebolnya tanggul karena derasnya air sungai.

"Tanggul jebol ini terjadi karena derasnya air sungai dan terjadi sekitar pukul 04.00 WIB," kata Adji.

Baca juga: Banjir Bantuan dari Pemprov dan Pusat, Pemkab Kudus Belum Gunakan Dana Tak Terduga Tangani Banjir

Tanggul yang jebol tersebut, kata Adji, lantaran usia talud yang menjadi penahan tanggul usianya cukup tua. 

Ditambah adanya tambahan debit air sungai yang arusnya kencang sehingga talud tak mampu menahan.

Karena tanggul jebol tersebut, banjir Kudus di Pladen menggenang di sekitar 250 rumah warga. 

Banjir menggenangi permukiman dengan ketinggian antara 10 sampai 15 sentimeter.

"Saat ini, banjir sudah berangsur surut," katanya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved