Minggu, 26 April 2026

Berita Kudus

Ancam Perkosa Korban saat Curi Motor, Warga Dawe Kudus Berakhir di Massa

Pemuda berinisial AM, warga Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, nekat mengaku sebagai intel untuk menggasak motor warga Bae, Kudus.

Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Rezanda Akbar D
Kapolres Kudus AKBP Wiraga Dimas Tama menunjukkan barang bukti dan AM, pelaku pencurian motor dalam konferensi pers di Mapolres Kudus, Kamis (15/12/2022). Saat beraksi, AM mengaku sebagai petugas intelijen (intel) dari Sumatra. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Pemuda berinisial AM, warga Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, nekat mengaku sebagai intel (intelijen) untuk menggasak sepeda motor di Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae.

Aksinya juga viral setelah video berdurasi 30 detik terkait aksinya diunggah di media sosial.

Video tersebut memperlihatkan pelaku yang ditangkap dan usai dimassa setelah aksinya gagal.

Berdasarkan keterangan dari Kapolres Kudus AKBP Wiraga Dimas Tama, AM mengaku sebagai intel untuk menakuti korban.

"Peristiwa ini terjadi pada Jumat (9/12/2022). Sekira pukul 13.00 WIB, Polsek Bae menerima laporan dari warga terkait adanya tindak pidana pencurian," katanya, dalam konverensi pers, Kamis (15/12/2022).

Baca juga: Koramil Kota Kudus Makin Indah dengan Mural. Dandim Ingin Semangat Melayani Masyarakat Terdongkrak

Baca juga: Pria di Kudus Cabuli Dua Anak Kecil Tetangganya, Gara-gara Kecanduan Film Porno

Dari keterangan Kapolres Kudus, AM mengambil motor yang terparkir di sebelah rumah.

Kemudian, AM mendatangi rumah korban untuk mengambil motor yang terparkir di samping rumah tanpa terkunci stang.

"Pelaku mengetuk pintu rumah korban dan dia meminta untuk dibukakan pintu rumah dan mengaku sebagai Intel Sumatra," ucapnya.

Usai mendengarkan ketukan tersebut, korban yang seorang perempuan panik dan membukakan pintu.

"Korban sedang memberikan ASI anaknya, saat ada orang tak dikenal menggedor pintunya, korban panik dan membukakan pintu rumahnya," ucapnya.

Pelaku AM pun sempat mengancam korban jika bercerita akan diperkosa.

Pelaku mengancam korban dengan kata-kata "nek kowe omong-omong tak perkosa" (kalau kamu bilang-bilang akan saya perkosa) sehingga membuat korban takut dan menutup pintu rumah.

Baca juga: Hasil Akhir Persiku Kudus Vs PSDB Demak 2-1 Liga 3 Jawa Tengah

Baca juga: Alhamdulillah, Upah Buruh Rokok Harian dan Borongan di Kudus Naik. Segini Besarannya Mulai 2023

Saat di dalam rumah, korban sempat mengintip di balik jendela dan menelepon suaminya, serta melihat motor yang terparkir tersebut dituntun perlahan keluar dari rumah korban.

"Saat pelaku berjalan, mengambil motor, korban keluar dan berteriak mau dibawa kemana motornya sehingga para tetangga langsung keluar untuk menolong," jelasnya.

Sementara itu, AM, pelaku pencurian motor beralasan bahwa tindakannya mencuri motor itu lantaran terpaksa.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved