Pegawai Bapenda Semarang Hilang

Pomdam: 2 Oknum TNI Diperiksa Kasus Pembunuhan Pegawai Bapenda Dekat dengan Eks-Wali Kota Semarang

Dua anggota TNI di Kodam IV/Diponegoro itu disebut dekat dengan mantan Wali Kota Semarang, Sukawi Sutarip.

TribunJateng.com/Istimewa dan KOMPAS.com/Muchammad Dafi Yusuf.
Kolase foto pegawai Bapenda Kota Semarang Iwan Budi (kiri) dan lokasi kejadian penemuan jenazah yang terbakar di Kawasan Pantai Marina, Kota Semarang, Jumat (9/9/2022). 2 oknum TNI yang diperiksa atas pembunuhan Iwan Budi disebut dekat dengan mantan Wali Kota Semarang, Sukawi Sutarip. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Polisi Militer Kodam (Pomdam) IV/Diponegoro menyebut ada dua oknum anggota TNI yang diperiksa atas kasus pembunuhan pegawai Bapenda Semarang, Paulus Iwan Budi.

Dua anggota TNI di Pomdam IV/Diponegoro itu disebut dekat dengan mantan Wali Kota Semarang, Sukawi Sutarip.

Dua anggota TNI tersebut berinisial AG dan HR.

Sedangkan satu orang merupakan sipil yang berinisial HRD.

Baca juga: Danpomdam: 2 Oknum TNI Terperiksa Kasus Pembunuhan Pegawai Bapenda Semarang Iwan Budi, Bukan 3!

Sebelumnya, Panglima TNI, Jenderal Andika Persaka menyebut ada tiga anggota TNI yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan seorang pegawai negeri sipil atau PNS Bapenda Semarang, Iwan Budi.

Iwan Budi sebelumnya diketahui menghilang hingga akhirnya ditemukan dalam keadaan terbakar dengan sejumlah bagian tubuh yang tidak utuh lagi.

Jenderal Andika menyebut anggotanya tersebut memiliki person of interest atau keterlibatan atau dugaan dalam kasus pembunuhan tersebut.

Ketika ditanya terkait keterlibatan keduanya, Danpomdam IV/Diponegoro, Kolonel Rinoso Budi menyebut bahwa AG dan HR memiliki keterikatan keluarga dengan mantan Wali Kota Semarang, Sukawi Sutarip.

"Ada keterikatan keluarga, istrinya merupakan keponakan dari mantan Wali Kota Semarang, bapak Sukawi.

Dua-duanya (AG dan AR) dekat dengan mantan Wali Kota Semarang," kata Kolonel Rinoso Budi saat memberikan keterangan kepada awak media seperti dikutip dari tayangan Kompas TV, Kamis (13/10/2022).

Baca juga: Tiga Prajurit TNI Diperiksa, Diduga Terkait Pembunuhan Pegawai Bapenda Semarang Iwan Budi

Seperti diberitakan sebelumnya, Iwan Budi menghilang dan dibunuh, padahal yang bersangkutan sedang diperiksa sebagai saksi kasus korupsi di lingkungan Pemerintah Kota Semarang yang terjadi pada 2010.

Selain itu, Kolonel Rinoso Budi menuturkan bahwa AG, AR, dan HRD saling mengenal lantaran bukti dari percakapan di ponsel.

"Mereka saling mengenal, dan di handphone-nya ada chat mereka bertiga.

Itu yang membuat (dugaan) kuat, kok kebetulan ada.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved