Pegawai Bapenda Semarang Hilang

Polisi Pastikan Pegawai Bapenda Semarang Iwan Budi Tak Dimutilasi, Kasus Masih Dalam Penanganan

Direskrimum Polda Jateng Kombes Pol Djuhandani Rahardjo Puro memastikan tak terjadi mutilasi dalam kasus pembunuhan pegawai Bapenda Semarang Iwan Budi

TRIBUNBANYUMAS/RAHDYAN TRIJOKO PAMUNGKAS
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jateng Kombes Pol Djuhandani Rahardjo Puro memaparkan perkembangan kasus pembunuhan pegawai Bapenda Kota Semarang Iwan Budi, di Mapolda Jawa Tengah, Senin (26/9/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Sejumlah fakta baru diungkap polisi dalam menangani kasus pembunuhan terhadap PNS Bapenda Kota Semarang Iwan Budi yang ditemukan tewas dalam kondisi terbakar di kawasan Marina.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jateng Kombes Pol Djuhandani Rahardjo Puro memastikan tak ada mutilasi dalam kasus pembunuhan pegawai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang Iwan Budi.

Saat ini, polisi masih menyelidiki kasus tersebut.

Baca juga: Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Pegawai Bapenda Semarang Iwan Budi

Baca juga: Percaya Karma, Istri Pegawai Bapenda Semarang Iwan Budi Meminta Pembunuh Suami Menyerahkan Diri

Djuhandani mengatakan, polisi tidak menemukan adanya bekas benda tajam di tubuh korban.

"Kalau mutilasi, biasanya ada bekas-bekas di tulang dan lain sebagainya. Saya pastikan, bukan mutilasi," kata Djuhandani di Mapolda Jateng, Senin (26/9/2022).

Menurutnya, bagian tubuh yang terpisah dari jasad Iwan dimungkinkan dibawa binatang.

Hasil penyisiran di tempat kejadian perkara (TKP), polisi telah mengumpulkan tangan dan kaki korban, tidak jauh dari lokasi jenazah ditemukan.

"Saat peyisiran kemarin, tangannya tidak ada, kakinya tidak ada. Hasil penyisiran kami bisa mengumpulkan potongan tangan, kaki tidak jauh dari TKP, dimungkinkan dibawa binatang," ujar dia.

Baca juga: KRONOLOGI Kasus Pengeroyokan Driver Ojol di Semarang hingga Seorang Pengeroyok Tewas

Baca juga: Masih Jadi PR PSIS Semarang, Selalu Kedodoran di Pertahanan Seusai Menyerang

Dikatakannya, sejak pertama dilaporkan hilang, korban menuju ke TKP namun tidak ditemukan kembali.

Hasil analisa, Iwan meninggal pagi hari pada tanggal 24 Agustus 2022.

"Kami lihat korban masuk ke TKP sekitar pukul 07.24 versi CCTV. Setelah masuk ke TKP tersebut, tidak ada dan tidak kami temukan hingga saat ini korban keluar dari TKP," jelasnya.

Ia menerangkan, hasil analisa, Iwan dibunuh saat masuk ke kawasan Marina. (*)

Baca juga: Korban Tewas Kecelakaan Rombongan Guru di Tol Bawen-Ungaran Semarang Bertambah, Total Ada 7 Orang

Baca juga: Potongan BLT DD di Keser Blora Diakui Kades untuk Pembangunan Musala, Kini Dikembalikan ke Warga

Baca juga: Pelaku Curanmor di Jepara Ini Maunya Maling Motor Milik Petani, 24 Unit Jadi Korban, Ini Alasannya!

Baca juga: Pembobol Mesin ATM di Lebaksiu Tegal Hanya Butuh Waktu 15 Menit saat Beraksi, 4 Orang Ditangkap!

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved