PSIS Semarang

Masih Jadi PR PSIS Semarang, Selalu Kedodoran di Pertahanan Seusai Menyerang

Jeda kompetisi BRI Liga 1 2022/2023 dimanfaatkan PSIS Semarang untuk membenahi sektor pertahanan, selain fisik.

tribunbanyumas.com/ariel
Pelatih caretaker PSIS Semarang, Achmad Resal Octavian saat memberikan instruksi kepada para pemain dalam latihan di Stadion Citarum Semarang, Senin (19/9/2022). Jeda kompetisi BRI Liga 1 2022/2023 ini dimanfaatkan Resal memperbaiki fisik dan sektor pertahanan pemain. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Jeda kompetisi BRI Liga 1 2022/2023 dimanfaatkan PSIS Semarang untuk membenahi sektor pertahanan, selain fisik.

Caretaker PSIS Achmad Resal Octavian mengatakan, timnya perlu memperbaiki transisi dari bertahan ke menyerang.

Hal ini dikarenakan PSIS kerap lengah saat mengantisipasi counter attack dari lawan.

Kelengahan tersebut membuat Mahesa Jenar kerap kebobolan lewat situasi serangan balik.

Tidak heran jika PSIS baru mencatatkan satu kali cleansheet sejak masa persiapan hingga pertandingan ke-10 yang sudah dilakoni di BRI Liga 1 2022/2023.

"Anak-anak sudah enak menyerang tapi begitu kehilangan bola, mereka lupa akan transisi ke pertahanan."

"Itu yang harus dibenahi, bagaimana menyerang dengan cepat dan berganti bertahan dengan cepat pula," ungkap Resal.

Saat ini, PSIS masih punya waktu satu pekan sebelum kembali berlaga di Liga 1.

Lawan terdekat yakni menghadapi Bhayangkara FC, Sabtu (2/10/2022) pekan depan.

"Kami total punya waktu persiapan, satu pekan pertama memang kami fokuskan di fisik. Masuk ke pekan kedua jeda kompetisi, kami akan mulai pelan-pelan masuk dalam persiapan taktik menghadapi Bhayangkara FC," kata Resal.

Dia juga menyebut, tim pelatih sudah mempelajari gaya permainan Bhayangkara FC.

"Pasti, kami sudah pelajari gimana permainan Bhayangkara FC dan itu kami analisa bukan satu game saja tapi lebih dari satu. Karena, di setiap pertandingan game plan pasti berbeda," katanya.

Disisi lain, PSIS memastikan tidak akan menggelar laga uji coba di masa jeda kompetisi ini.

PSIS memilih fokus memperbaiki fisik pemain yang masih jadi bahan evaluasi selama ini.

Selain itu, masa jeda kompetisi juga dimanfaatkan sebagai masa recovery bagi sejumlah pemain yang sempat mengalami cedera ringan. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved