Berita Banyumas

169 Warga Sumpiuh Banyumas Ketiban Berkah, Terima BLT BBM Susulan dari Kemensos

Warga penerima bantuan langsung tunai bahan bakar minyak (BLT BBM) di Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, bertambah.

Penulis: Imah Masitoh | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/IMAH MASITOH
Warga Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, antre mencairkan BLT BBM di Pendopo Kecamatan Sumpiuh, Rabu (21/9/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Warga penerima bantuan langsung tunai bahan bakar minyak (BLT BBM) di Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, bertambah.

Ada 169 warga yang mendapat bantuan susulan. Mereka mendapat undangan dari perangkat desa pada Selasa (20/9/2022) malam untuk mencairkan bantuan sosial pada Rabu (21/9/2022), di pendopo Kecamatan Sumpiuh.

Bantuan yang diterima warga berupa uang tunai Rp300 ribu, yang merupakan periode bulan September dan Oktober.

"Hari ini, bantuan sosial di Kecamatan Sumpiuh berlangsung di dua lokasi. Pertama di kantor pos yang merupakan penyaluran bantuan sosial BLT BBM dan BPNT. Untuk yang di sini, hanya BLT BBM," jelas Heni Diani, Pendamping PKH Kecamatan Sumpiuh.

Baca juga: Warga Somakaton Banyumas Mulai Terima BLT BBM, Antrean Menggunakan Nomor Urut

Baca juga: Terungkap! Ada Kepala Desa di Blora Terdata Terima BLT BBM

Menurut Heni, ada tambahan penerima BLT BBM. Data penerima langsung diberi Kementrian Sosial.

"Pencairan kali ini masuk dalam Batch 3, memang turun dadakan, baru dikabari hari kemarin."

"Kalau ada tambahan lagi, tidak paham. Dari Kantor Pos pun selaku penyelenggara, tidak paham ada tambahan lagi atau tidak karena yang menangani dari Kementrian Sosial," jelas Heni.

Untuk dapat mengambil bantuan sosial BLT BBM ini, warga harus membawa surat undangan dan KTP asli, yang kemudian ditunjukkan kepada petugas.

Sementara, bagi warga penerima BLT yang tidak dapat datang, bisa diwakilkan keluarga yang masih dalam satu kartu keluarga (KK) untuk mencairkan.

Baca juga: Banyumas Bakal Diguyur Hujan Intensitas Sedang-Tinggi, Wabup Sadewo Minta Warga Waspada Longsor

Baca juga: Remaja Berketerbelakangan Mental di Banyumas Diperkosa 8 Pria Dewasa, Dirayu dengan Uang

Syaratnya, menunjukkan KTP penerima dan KK.

"Kalau semisal dalam satu keluarga hanya ada anak-anak yang dapat mengambil, harus menggunakan Kartu Identitas Anak (KIA)," tambahnya.

Mereka juga bisa menjadwalkan ulang pengambilan. Hanya, pengambilan ini hanya bisa dilakukan di Kantor Pos, menunggu instruksi lanjutan petugas yang mengurus.

Sementara, Ginem, warga Desa Kuntili, mengaku menerima undangan pengambilan BLT BBM pada Selasa (20/9/2022) malam.

Sebelumnya, dia belum pernah mendapat bantuan sosial dari pemerintah.

"Saya baru dapat (bansos) kali ini, sebelumnya belum pernah dapat. Alhamdulillah, kemarin malam, perangkat desa memberi tahu, saya dapat bantuan untuk mengambil BLT BBM di kecamatan. Rasanya senang," ungkapnya. (*)

Baca juga: Warga Tiga Kecamatan di Cilacap Menjaga Tradisi Sedekah Kupat, Begini Sejarah dan Maknanya

Baca juga: Uji Coba Liga 3 Jateng: Persikas Semarang Berbagi Angka dengan Bhayangkara Muda

Baca juga: Jalan Penghubung Jambu-Karangmoncol Kini Mulus, Bupati Purbalingga Minta Warga Ikut Merawat

Baca juga: Nelayan di Tegal Sambat, Kenaikan Harga BBM Menambah Utang

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved