Berita Banyumas

Remaja Berketerbelakangan Mental di Banyumas Diperkosa 8 Pria Dewasa, Dirayu dengan Uang

Delapan warga Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, diamankan Reskrim Polresta Banyumas karena merudapaksa anak dibawah umur.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
ISTIMEWA/Polresta Banyumas
Penyidik Polresta Banyumas memeriksa satu di antara delapan tersangka kasus rudapaksa remaja yang mengalami keterbelakangan mental, di Mapolresta Banyumas, Senin (19/9/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Delapan warga Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, diamankan Reskrim Polresta Banyumas karena merudapaksa anak dibawah umur.

Pelaku yang mayoritas telah berumur itu tega mencabuli korban yang mengalami keterbelakangan mental.

Kasat Reskrim Polresta Banyumas Kompol Agus Supriadi S mengatakan, peristiwa ini terjadi sejak 2021 hingga pertengahan Juli 2022, di tempat dan waktu yang berbeda.

"Kami mengamankan para pelaku, yakni AS (68), F (41), S (61), MY (41), S (52), R (59), AL (42), dan Y (75)."

"Pelaku sebenarnya ada sembilan tetapi satu masih buron," katanya saat dihubungi Tribunbanyumas.com, Rabu (21/9/2022).

Baca juga: Korban Guru Agama Cabul di SMP di Gringsing Batang Capai 45 Anak. Pelaku Terancam Hukuman 15 Tahun

Baca juga: Jumlah Penumpang Trans Banyumas Meningkat sejak Kenaikan Harga BBM, Masih Gratis!

Menurut Agus, sebelum beraksi, para pelaku merayu korban, FT (15), dengan memberi uang mulai dari Rp10 ribu-Rp50 ribu.

Peristiwa ini terungkap setelah orangtua korban curiga, anaknya tidak menstruasi.

Setelah ditanya orangtua, korban bercerita bahwa dia telah disetubuhi dan dicabuli pelaku yang berbeda.

"Setelah itu, orangtua korban melapor ke polisi," ujar Kasatreskrim.

Baca juga: Layanan Publik di Balai Desa Cilongok Banyumas Tak Terganggu di Tengah Aksi Mundur Ketua RT-RW-BPD

Baca juga: Anggaran BBM Cekak, Pemkab Banyumas Hentikan Sementara Bus Pariwisata Gratis Demi Bus Sekolah

Kasatreskrim menambahkan, hubungan antara pelaku dan korban merupakan tetangga.

"Dari segi psikologi, korban memang ada keterbelakangan mental. Hal inilah yang dimanfaatkan oleh para pelaku."

"Mereka tidak melakukan bersama-sama dan beda-beda lokasi," terangnya.

Para pelaku kini dijerat Pasal 81 dan atau Pasal 82 UU RI NO 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU RI NO 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Mereka terancam hukuman di atas lima tahun.

Saat ini, para pelaku berikut barang bukti diamankan di kantor Satreskrim Polresta Banyumas untuk proses hukum lebih lanjut. (*)

Baca juga: Info Harga Sembako Kabupaten Banyumas, 21 September 2022: Beberapa Harga Pangan Turun

Baca juga: Hampir Bersamaan, Dua Tabrakan Terjadi di Bojongsari Purbalingga. Satu di Antaranya Tabrak Lari

Baca juga: Beredar Wacana Penghapusan Golongan Listrik 450 VA, Presiden Jokowi: Tidak Ada!

Baca juga: Jenazah Pegawai Bapenda Semarang Iwan Diserahkan ke Keluarga, Pencarian Bagian Tubuh Masih Berlanjut

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved