Berita Banyumas
Jumlah Penumpang Trans Banyumas Meningkat sejak Kenaikan Harga BBM, Masih Gratis!
Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi berimbas pada kenaikan jumlah penumpang Trans Banyumas.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi berimbas pada kenaikan jumlah penumpang Trans Banyumas.
Layanan bus gratis tersebut kini mulai diminati warga Banyumas sebagai moda transportasi utama.
Dirut PT Banyumas Raya Transportasi Ipoeng MM mengatakan, kenaikan jumlah penumpang secara signifikan terjadi setelah pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi, 3 September lalu.
"Kenaikan jumlah penumpang terjadi di semua koridor Trans Banyumas."
"Contohnya, di Koridor 1 (Ajibarang-Pasar Pom), dari yang sebelumnya hanya 60 persen, sekarang bisa mencapai 90 persen," katanya, Rabu (21/9/2022).
Baca juga: Anggaran BBM Cekak, Pemkab Banyumas Hentikan Sementara Bus Pariwisata Gratis Demi Bus Sekolah
Baca juga: Layanan Publik di Balai Desa Cilongok Banyumas Tak Terganggu di Tengah Aksi Mundur Ketua RT-RW-BPD
Peningkatan paling signifikan, kata Ipoeng, terjadi pada layanan Trans Banyumas Koridor 2.
Koridor 2 melayani rute Terminal Notog-Baturraden.
Sebelumnya, okupansi Trans Banyumas di angka 120 persen. Kini meningkat menjadi sekitar 160 persen.
Ipoeng mengatakan, penumpang Koridor 2 cukup stabil. Bahkan, dia memperkirakan, kalaupun nanti Trans Banyumas tak lagi gratis alias berbayar, penurunan jumlah penumpang tak akan signifikan.
Sementara, untuk Koridor 3 (Bulupitu-Kebondalem), ada kenaikan sekitar 10 persen.
Saat ini, pemerintah masih menggratiskan tiket bus Trans Banyumas.
Namun, Oktober mendatang, pemerintah berencana menarik tiket naik bus tersebut.
Kepala Dinas Perhubungan (Dinhub) Banyumas Agus Nur Hadie mengatakan, hingga saat ini, belum ada keputusan dari pemerintah pusat soal tarif Trans Banyumas.
Dimungkinkan, penerapan tarif bisa saja mundur dari jadwal yang direncanakan.
Pemkab Banyumas mengusulkan tarif Trans Banyumas sebesar Rp3.500-Rp3.900 untuk umum.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/calon-penumpang-di-halte-pasar-pon-purwokerto-antre-naik-trans-banyumas-minggu-26122021.jpg)