Berita Jateng

4 Koruptor di Jateng Dapat Bebas Bersyarat, Ada Mantan Bupati Purbalingga hingga Eks Wakil Ketua DPR

Empat narapidana tindak pidana korupsi (tipikor) di Lapas Kedungpane, Kota Semarang, menghirup udara bebas meski belum genap menjalani masa tahanan.

Penulis: budi susanto | Editor: rika irawati
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Bupati Purbalingga Tasdi menggunakan rompi oranye usai diperiksa penyidik terkait OTT Purbalingga di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (5/6/2018). Tasdi yang terseret kasus suap proyek pembangunan Purbalingga Islamic Center itu kini telah menghirup udara bebas setelah mendapat hak bebas bersyarat. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Empat narapidana tindak pidana korupsi (tipikor) di Lapas Kedungpane, Kota Semarang, menghirup udara bebas meski belum genap menjalani masa tahanan.

Mereka mendapat hak bebas bersyarat dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) dan dinyatakan bebas pada Rabu (7/9/2022).

Keempat koruptor tersebut adalah Tasdi, mantan Bupati Purbalingga; Sudrino, mantan Sekretaris Disdik Kabupaten Klaten; Agoes Soeranto, eks Staf Bupati Kudus; dan Taufik Kurniawan, eks Wakil Ketua DPR RI.

Kadivpas Kemenkumham Jateng Supriyanto menjelaskan, pemberian hak bebas bersyarat itu sesuai UU Nomor 22 Tahun 2022 tentang pemasyarakatan.

"Pembebasan sesuai UU tersebut, untuk memenuhi hak bersyarat terhadap narapidana," terangnya, Selasa (13/9/2022).

Baca juga: Mantan Bupati Purbalingga Tasdi Bebas Bersyarat

Baca juga: Sate Blater Pak Indra Khas Purbalingga, Sudah Berdiri dari Tahun 1990

Meski dinyatakan bebas bersyarat namun ke empat koruptor tersebut masih diwajibkan melapor ke Bapas.

"Mereka wajib lapor sepekan sekali atau sebulan sekali, waktu laporan ditentukan Bapas," ucapnya.

Supriyanto menjelaskan, di Lapas Kedungpane, masih ada 90 narapidana tipikor.

"Sebelumnya, ada 105 narapidana tipikor, ada yang mendapat remisi dan masa hukumannya habis dan pada 7 September, empat orang bebas bersyarat," jelasnya.

Merujuk pada data Kemenkumham Jateng, empat orang yang tersangkut kasus tipikor itu seharusnya masih menjalani hukuman.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved