Berita Purbalingga

Petani Asal Lamuk Purbalingga Ditemukan Tewas di Sawah, Diduga Tersambar Petir

Petani di Desa Lamuk, Kecamatan Kejobong, Purbalingga ditemukan tewas di sawah, diduga akibat tersambar petir.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Ilustrasi jenazah. Siswoyo Sobirin (66), petani asal Desa Lamuk, Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga, ditemukan tewas di sawah, Senin (12/9/2022) petang, diduga tersambar petir. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Siswoyo Sobirin (66), petani warga RT 16 RW 06 Desa Lamuk, Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga, ditemukan tewas di sawah, Senin (12/9/2022) petang.

Korban diduga tersambar petir saat beraktivitas di sawah. Saat itu, hujan lebat mengguyur kawasan tersebut.

Kapolsek Kejobong Iptu Supriyanto mengatakan, kejadian diketahui sekira pukul 18.00 WIB.

"Korban ditemukan saksi Kustiarjo (56), warga desa setempat yang sedang mencari keberadaan korban," jelas Supriyanto dalam rilis yang diterima, Selasa (13/9/2022).

Baca juga: BPS Ungkap Petani Purbalingga Paling Minat Tanam Tiga Jenis Sayuran: Daun Bawang, Wortel dan Petai

Baca juga: 7 Pelaku Penyalahgunaan Narkoba di Tangkap di Purbalingga, Terancam Hukuman Penjara 5-20 Tahun

Sebelum kejadian, sekira pukul 14.00 WIB, korban pamit ke sawah kepada istri, untuk menanam Lenca.

Namun, hingga pukul 17.30 WIB, Siswoyo tidak kunjung pulang ke rumah. Saat itu, cuaca hujan.

Istri korban yang khawatir meminta tolong kepada Kustiarjo untuk mengecek ke sawah.

Sesampai di sawah, Kustiarjo mendapati Siswoyo sudah dalam posisi tergeletak.

"Saksi kemudian meminta tolong warga. Karena saat dilakukan pengecekan korban sudah meninggal dunia, kemudian warga mengevakuasi korban ke rumahnya," kata kapolsek.

Baca juga: Belajar Jaga Kesehatan Mulut, 2.100 Pelajar SD/MI di Purbalingga Ikuti Kegiatan Sikat Gigi Massal

Baca juga: Pulang dari Musala, Ayah di Bukateja Purbalingga Temukan Anak Balitanya Tewas di Kolam Samping Rumah

Dari hasil pemeriksaan jenazah oleh tim medis Puskesmas Kejobong, tidak ditemukan tanda penganiayaan.

Namun, petugas menemukan luka bakar di sejumlah bagian tubuh.

Diduga, luka bakar itu terjadi saat Siswoyo tersambar petir.

Kapolsek menambahkan, setelah pemeriksaan, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. (*)

Baca juga: Tabrakan Truk Pupuk dan KA Kahuripan di Cilacap Ganggu Perjalanan 10 Kereta, Ada yang Terlabat 5 Jam

Baca juga: Gegara Penonton Lempar Botol, Persijap Jepara Didenda Rp 25 Juta

Baca juga: Kata Pakar Digital Crime dari Semarang soal Sosok di Balik Akun Hacker Bjorka: Orang Indonesia?

Baca juga: Menkumham Akui Kepemimpinan Mardiono di PPP, Begini Respon Suharso Monoarfa

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved