Berita Jateng

Atasi Dampak Kenaikan Harga BBM, Gubernur Ganjar Manfaatkan Potensi Anggaran BTT Rp 500 Miliar

"Angka ini bisa kita pakai untuk mengintervensi potensi-potensi yang memang bisa membikin kenaikan harga yang berdampak pada inflasi," tegasnya.

Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: Pujiono JS
Istimewa
Ganjar mengikuti pertemuan Kepala Daerah se Indonesia tentang Pengendalian Inflasi di Daerah yang dipimpin Presiden Joko Widodo secara virtual, Senin (12/9). 

TRIBUNBANYUMAS.COM - SEMARANG - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak tentu berpengaruh terhadap inflasi. Untuk itu Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo siap melaksanakan perintah Presiden Joko Widodo terkait Pengendalian Inflasi Daerah akibat penyesuaian harga BBM.

Baca juga: Harga Beras di Jateng Sempat Naik, Gubernur Ganjar Pastikan Stok Aman dan Upayakan Tekan Harga

Baca juga: Bupati Purbalingga Siapkan Operasi Pasar hingga BLT untuk Cegah Inflasi, Imbas Kenaikan Harga BBM

Baca juga: Ganjar Minta Rekomendasi kepada KPPU Terkait Percepatan Penanganan Inflasi di Jateng

Selain memaksimalkan dua persen Dana Transfer Umum ( DTU), Ganjar menyiapkan potensi anggaran Belanja Tak Terduga ( BTT) Rp 500 Miliar akumulasi 35 kab/kota.

Hal itu disampaikan Ganjar usai mengikuti pertemuan Kepala Daerah se Indonesia tentang Pengendalian Inflasi di Daerah yang dipimpin Presiden Joko Widodo secara virtual, Senin (12/9).

Dalam arahannya, Jokowi meminta pemerintah daerah untuk bekerjasama dengan pemerintah pusat.

"Karena kenaikan penyesuaian harga dari BBM ini saya melihat dampak terhadap inflasi ini akan tambah 1,8 persen dan ini yang kita tidak mau. Oleh sebab itu saya minta gubernur. walikota agar daerah bersama dengan pusat bekerjasama seperti saat mengatasi Covid. Saya yakin Insyaallah bisa kita lakukan sehingga inflasi di tahun ini bisa kita kendalikan di bawah lima (persen)," kata Jokowi.

Baca juga: 845 Keluarga di Majenang Cilacap Mulai Terima BLT BBM, Partini: Alhamudillah, Terbantu Sekali

Baca juga: Sidak Dampak Kenaikan Harga BBM, Gubernur Ganjar Upayakan Bantuan untuk Sopir dan Ojol

Baca juga: 2000 Warga Terdampak Kenaikan Harga BBM di Purbalingga Dapat Bantuan dari Polres, Dibagikan Bertahap

Di kesempatan itu, Jokowi juga menegaskan pemerintah daerah bisa turut serta mengintervensi dampak kenaikan dengan memaksimalkan anggaran dua persen dari Dana Transfer Umum.

"Dua persen dari DTU bisa digunakan untuk subsidi dalam rangka menyelesaikan akibat dari penyesuaian harga BBM. Bentuknya bisa bansos, terutama pada rakyat yang sangat membutuhkan," tegas Jokowi.

Gubernur Ganjar Pranowo usai acara menegaskan, pesan yang disampaikan Presiden Jokowi telah dihitung dengan seksama.

Ganjar sepakat dengan Presiden agar penyesuaian harga BBM tidak menyebabkan kenaikan pada harga kebutuhan lainnya.

"Tugas kami sekarang menghitung secara detail dan memastikan seluruh potensi anggaran yang bisa dipakai untuk mengintervensi kita lakukan," ujarnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved