Berita Banyumas

Alhamdulillah. Bupati Banyumas Beri Bocoran Nominal BLT BBM Naik Jadi Rp 250 Per Bulan

Pemerintah menaikkan angka bantuan langsung tunai (BLT) subsidi BBM dari Rp 150 ribu menjadi Rp 250 ribu.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Bupati Banyumas Achmad Husein saat bertemu wartawan di Pendopo Si Panji, Purwokerto, Kamis (29/7/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Pemerintah menaikkan angka bantuan langsung tunai (BLT) subsidi BBM dari Rp 150 ribu menjadi Rp 250 ribu.

Hal ini disampaikan Bupati Banyumas Achmad Husein, Selasa (6/9/2022).

Husein mengatakan, informasi ini terungkap dalam rapat bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Baca juga: Bupati Purbalingga Siapkan Operasi Pasar hingga BLT untuk Cegah Inflasi, Imbas Kenaikan Harga BBM

Baca juga: Pemerintah Mulai Salurkan BLT BBM Rp 600 Ribu, Begini Cara Mengecek Nama-nama Penerimanya

Perubahan nominal BLT ini mempengaruhi jadwal penyaluran subsidi BBM yang awalnya direncanakan dibagikan mulai Senin (5/9/2022).

"Harusnya, yang sudah turun dua kali Rp 150 ribu untuk dua bulan. Mau dijadikan satu, karena pak Presiden memberi tambahan lagi Rp 200 ribu sehingga totalnya Rp 500 ribu (untuk dua bulan)."

"Jadi, agar tidak bolak-balik, mau dijadikan satu saja penyalurannya."

"Informasinya, pekan ini ada petunjuk pelaksanaan dari pusat, dijadikan satu," terangnya.

Dalam rapat tersebut, dibahas pula adanya bantuan dari Dana Desa (DD). Sesuai instruksi Menteri Pedesaan, bantuan itu dicairkan dari Dana Desa.

Selain itu, Pemkab Banyumas rencananya juga memberikan bantuan bagi warga terdampak kenaikan harga BBM bersubsidi menggunakan dana Belanja Tak Terduga (BTT).

Baca juga: Bupati Banyumas Ungkap Alasan Tinggalkan Massa saat Demo BBM: Sudah Tidak Kondusif untuk Diskusi

Baca juga: Harga Beras hingga Bawang Merah di Pasar Banyumas Mulai Naik, Imbas Kenaikan Harga BBM Bersubsidi

Hanya saja, nominal yang akan disalurkan ke warga masih dibahas bersama DPRD Kabupaten Banyumas.

"Jadi, nanti, bantuan dari pemerintah pusat dan bantuan dari Dana Desa itu berbeda-beda penerimanya."

"Kalau BLT dari pemerintah pusat kan 250 ribu per KK, dengan Dana Desa kemungkinan itu jadi 300 ribu per KK."

"Berarti, hampir semuanya, karena jumlah KK di kita (Banyumas) itu 480 ribu," ungkapnya.

Terkait keuangan daerah, bupati mengatakan, saat ini, dalam keadaan aman.

Nantinya, bantuan dicairkan lewat Kantor Pos. (*)

Baca juga: Kejujurannya Diuji, Putri Candrawathi Jalani Pemeriksaan Menggunakan Lie Detector Hari Ini

Baca juga: Santri Pondok Gontor Tewas Diduga Dianiaya Senior, Polisi Periksa Tujuh Saksi

Baca juga: UPDATE Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Salatiga: Panglima Sebut 13 Personel Sebagai Terduga Pelaku

Baca juga: Data Travel dan Inafis Beda, 1 Korban Tewas Kecelakaan Maut Tol Batang Belum Diantar ke Keluarga

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved