Berita Banyumas

Abaikan Teriakan Warga, Remaja Putri Terjun dari Jembatan Kali Banjaran Bobosan Banyumas

Seorang remaja putri berinisial NP nekat terjun dari atas Jembatan Kali Banjaran di Kelurahan Bobosan, Banyumas, Minggu siang.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Warga menunjukan lokasi remaja putri nekat terjun dari atas Jembatan Kali Banjaran, Kelurahan Bobosan, Kecamatan Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Minggu (31/7/2022) sekira pukul 12.30 WIB. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Seorang remaja putri berinisial NP nekat terjun dari atas Jembatan Kali Banjaran di Kelurahan Bobosan, Kecamatan Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Minggu (31/7/2022) sekira pukul 12.30 WIB.

Belum diketahui motif pelajar asal Kecamatan Purwokerto Utara itu berusaha melompat dari jembatan setinggi 15 meter itu.

Anugerah Ramdani (26), warga Kelurahan Kedungwuluh, Kecamatan Purwokerto Utara, mengatakan, sesaat sebelum kejadian, dia sempat menahan NP agar tak melompat.

Saat itu, dia yang mengendarai sepeda motor melewati jembatan, berhenti setelah melihat NP berada di pinggir jembatan.

"Tiba-tiba, dia naik jembatan dan akan melompat. Dia seperti orang bingung dan saya ajak cerita, apa ada masalah," terangnya saat ditemui Tribunbanyumas.com seusai kejadian.

Baca juga: Tetap Produktif di Usia Senja, Warga Pasinggangan Banyumas Produksi Kecap Cap Bawang Resep Keluarga

Baca juga: Rumah Sakit JIH Purwokerto Resmi Beroperasi, Ketua DPRD Banyumas: Jangan Sampai Menolak Pasien

Namun, bukannya mendengar permintaan Ramdani, NP justru nekat melompat.

Ramdani pun segera menangkap tubuh NP sehingga tidak langsung jatuh ke bawah aliran sungai.

"Saya sempat pegang tapi karena badannya besar, saya tidak kuat hingga akhirnya dia jatuh dan membentur batu," imbuhnya.

Saat terjatuh, Ramdani melihat, NP masih dalam keadaan hidup dan kesakitan. Dia melihat, NP mengalami luka pada bagian kaki kiri.

"Dia memakai kerudung hitam, celana jins, badannya agak besar, masih muda," jelasnya.

Baca juga: Hilang di Kebun, 2 Hari Kemudian Warga Gumelar Banyumas Ditemukan Meninggal di Curug

Baca juga: Sopir Truk Banyumas Raya Keluhkan Masih Ada Pungli, Ganjar: Kita Bersihkan!

Sebelum melompat, menurut Ramdani, warga di sekitar jembatan juga sudah berteriak dan meminta NP mengurungkan niatnya.

Karena akhirnya lompat juga, warga dan polisi yang tiba di lokasi setelah dihubungi warga, memberi pertolongan. Mereka membawa NP ke RS Ananda Purwokerto.

Saat ini, kasus ini masih dalam penanganan polisi. Petugas masih mengumpulkan keterangan terkait motif yang mendorong NP ingin mengakhiri hidup. (*)

Baca juga: Rumput Stadion Utama Kebondalem Mengering Usai Pekan Raya Kendal. Kapan Mulai Diperbaiki?

Baca juga: Waspada Uang Palsu! Hingga Akhir Juli, BI Tegal Terima Laporan 802 Lembar Upal

Baca juga: Sukses Kembangkan Kopi, Petani Muda di Cilacap Ini Ingin Robusta Karanggintung Tembus Pasar Ekspor

Baca juga: Tragis! Pria Bertato Tewas Dihajar 11 Satpam RSUP Dr Kariadi Semarang, Diduga Mencuri HP Pasien

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved