Berita Kudus

Sesuai Ketetapan Hati! Kemenag Kudus Bebaskan Warga Pilih Hari Raya Iduladha 9 atau 10 Juli 2022

Kemenag Kudus membebaskan warga Kudus memilih pelaksanaan Iduladha pada Sabtu (9/7/2022) atau Minggu (10/7/2022).

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: rika irawati
TRIBUN BANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
ILUSTRASI. Warga Kota Tegal mengikuti salat Iduladha di Masjid Agung Kota Tegal pada 2019. Tahun ini, pemerintah Indonesia menetapkan awal Zulhijah 1443 Hijriah jatuh pada Jumat (1/7/2022). Artinya, Iduladha jatuh pada Minggu, 10 Juli 2022. Sementara di Arab Saudi, awal Zulhijah 1443 Hijriah jatuh pada Kamis (30/6/2022) sehingga Iduladha jatuh pada Sabtu, 9 Juli 2002. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kudus membebaskan warga Kudus memilih pelaksanaan Iduladha pada Sabtu (9/7/2022) atau Minggu (10/7/2022).

Kepala Kemenag Kudus Suhadi mengatakan, berdasarkan ketetapan yang dikeluarkan oleh pemerintah melalui Kementerian Agama, awal Zulhijah 1443 Hijriah jatuh pada Jumat (1/7/2022). Artinya, Iduladha jatuh pada Ahad 10 Juli 2022.

Sedangkan Arab Saudi, menetapkan awal Zulhijah 1443 pada Kamis (30/7/2022) jadi Iduladha jatuh pada Sabtu 9 Juli 2022. Ini pula yang ditetapkan Muhammadiyah sebelumnya.

Terkait hal ini, Suhadi mengatakan, tidak masalah warga mengikuti Iduladha yang mana, tergantung ketetapan hati masing-masing.

"Silakan masyarakat memilih sesuai ketetapan hatinya," kata Suhadi, Senin (4/7/2022).

Baca juga: Bupati Kudus Bakal Punya Patwal Berkendara Motor Seharga Rp 31,1 Juta

Baca juga: Tak Berkuah, Kolak Oleh-oleh dari Kudus Ini Punya Tekstur Legit dan Manis dari Air Tebu

Baca juga: Blangko STNK Habis, Ratusan Pemilik Kendaraan di Kudus Tak Kantongi Surat Tanda Nomor Kendaraan

Suhadi menegaskan, dalam praktik di masyarakat memang sudah pernah terjadi perbedaan dalam hari raya.

Dia merasa, tidak akan ada masalah dalam pelaksanaan. Hanya saja, setiap masyarakat harus saling menghormati antarsatu dengan lain, dalam pelaksanaan Iduladha.

Suhadi menjelaskan, perbedaan penetapan hari raya Iduladha antara Indoensia dan Arab Saudi ini karena letak Indonesia berada di sebelah timur Arab Saudi.

Selisih waktunya pun terpaut empat jam lebih dulu Indonesia.

Dari sini, kemungkinan, tampaknya bulan muda atau hilal sebagai acuan masuk awal bulan, lebih kentara terlihat di Arab Saudi dibanding di Indonesia.

"Karena ketetapan awal bulan itu dari barat, hilal kan ada di barat. Posisi kita ada di sebelah timur Arab Saudi, jadi kemungkinan di sana bisa melihat hilal, belum tentu di sini bisa melihatnya. Yang penting saling menghormati," kata dia. (*)

Baca juga: Membanggakan! Perenang Putri Purbalingga Zahra Okta Gondol 4 Medali Emas di Krapprov Jateng 2022

Baca juga: Diduga Rem Blong, Truk Bermuatan Besi Balok Terjun ke Jurang di Jalur Banyumas-Buntu di Kejawar

Baca juga: Sydney Australia Dilanda Banjir Hebat, WNI Diimbau Waspada dan Siap Mengungsi

Baca juga: Diduga Tercemar Limbah, Jutaan Bandeng Milik Petambak Bandeng di Tambaklorok Semarang Mati

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved