Berita Pekalongan

Pabrik Sumpit di Kulu Pekalongan Terbakar, Api dari Ruang Oven saat Proses Pengeringan

Pabrik tusuk satai dan sumpit Anugrah di Desa Kulu, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, terbakar, Sabtu (18/6/2022).

Editor: rika irawati
ISTIMEWA/Dok Damkar Kabupaten Pekalongan
Petugas pemdam kebakaran Kabupaten Pekalongan melakukan evakuasi dalam kebakaran di pabrik tusuk satai dan sumpit Anugrah di Dusun Cokrah RT 1 RW 1, Desa Kulu, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, Sabtu (18/6/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KAJEN - Pabrik tusuk satai dan sumpit Anugrah di Desa Kulu, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, terbakar, Sabtu (18/6/2022).

Api diduga bersumber dari oven pengolahan.

Saat dikonfirmasi, anggota Damkar Kabupaten Pekalongan, Suyodo, membenarkan kejadian tersebut.

"Betul, Mas, kemarin Sabtu (18/6/2022), oven pabrik produksi tusuk satai dan sumpit terbakar," kata Suyodo saat dihubungi, Minggu (19/6/2022).

Baca juga: Kolam Renang Tirta Sari Pekalongan, Riwayatmu Kini

Baca juga: Dua Kurir Ganja Ditangkap di Jalan Jenderal Sudirman Pekalongan, Bawa Dua Paket Seberat 155,44 Gram

Baca juga: IAIN Pekalongan Resmi Jadi UIN KH Abdurahman Wahid atau Gus Dur

Baca juga: Sindikat Maling Pembobol Minimarket Yang Beraksi di 9 Daerah di Jabar-Jateng Dibekuk di Pekalongan

Sudoyo mengatakan, pabrik tersebut berada di Dusun Congkrah RT 01 RW 01, Desa Kulu.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 16.00 WIB.

Saat itu, pemilik pabrik, Hardiyan Dwi R, bersama 13 karyawan, sedang bekerja memproduksi tusuk satai dan sumpit.

Mereka tengah melakukan proses pengovenan atau pengeringan bahan sumpit dan tusuk satai.

Namun, tiba-tiba, asap mengepul dari ruang oven.

Mereka pun berusaha memadamkan sumber api menggunakan peralatan yang ada. Namun, api tidak kunjung padam.

Sehingga, pekerja menghubungi Kantor Pemadam Kebakaran Kabupaten Pekalongan serta Polsek Karanganyar.

"Menerima laporan tersebut, damkar Kabupaten Pekalongan mengirimkan tiga unit mobil pemadam kebakaran dengan kapasitas masing-masing 500 liter."

"Alhamdulillah, tim gabungan berhasil melakukan pemadaman api sekitar pukul 18.16 WIB."

"Tidak ada korban jiwa. Untuk kerugian, kurang lebih Rp 100 juta," ujarnya. (Indra Dwi Purnomo)

Baca juga: Dobrak Dominasi Laki-laki di Dunia Balap Slalom, Alinka Hardianti: Perempuan Bisa di Atas Podium

Baca juga: Calon Haji Asal Sragen Meninggal sebelum Wukuf di Arafah, Ini yang Dilakukan Pemerintah

Baca juga: Jelang Derby Jateng PSIS vs Persis Solo di Piala Presiden, Gubernur Ganjar Minta Suporter Tertib

Baca juga: 3 Hari Tak Terungkap, Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Serayu Purbalingga Dimakamkan

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved