Berita Pekalongan

Rob Belum Surut, 471 Jiwa di Kota Pekalongan Masih Bertahan di 10 Titik Pengungsian

Hingga Kamis (26/5/2022) malam sekira pukul 22.00 WIB, warga di Kota Pekalongan yang mengungsi akibat rob 471 jiwa.

Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/INDRA DWI PURNOMO
Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid bersama Ketua TP PKK Kota Pekalongan Inggit Soraya mengunjungi pengungsi rob di Masjid Khusnul Kulk Tirto di Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan, Kamis (26/5/2022) malam. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PEKALONGAN - Hingga Kamis (26/5/2022) malam sekira pukul 22.00 WIB, warga di Kota Pekalongan yang mengungsi akibat rob 471 jiwa.

Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djuanid pun memastikan, kebutuhan mereka selama di pengungsian, terpenuhi.

Kamis malam, Aaf, sapaan wali kota, mengunjungi para pengungsi di tempat pengungsian di Masjid Khusnul Kulk Tirto di Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan.

Aaf ditemani istri yang juga Ketua TP PKK Kota Pekalongan Inggit Soraya.

"Alhamdulillah, tadi ngobrol sama pengungsi, (mereka) tak kekurangan makanan dan lainnya, makanan di sini lebih dari cukup."

"Bahkan, banyak komunitas yang sudah berbagi atau membantu para pengungsi," kata Aaf, Kamis malam.

Baca juga: Banji Rob Kota Pekalongan, Hari Keempat Jumlah Pengungsi Bertambah

Baca juga: Wali Kota Pekalongan Aaf: Potensi Terbesar Banjir Rob pada Selasa, Warga Harus Waspada!

Baca juga: Kuliner Khas Italia yang Dijajakan Gerobak di Pekalongan Laris Setelah Ikut Lapak Ganjar

Baca juga: Viral! Cinta Ditolak, Pemuda Pekalongan Nekat Hendak Bakar Rumah Pujaan Hati

Aaf mengatakan, para pengungsi juga membutuhkan minyak angin serta vitamin untuk menjaga tubuh tetap fit.

"Para pengungsi sejumlah 65 orang di masjid ini tidurnya pun di ruang terbuka. Tentunya, kondisi ini rentan membuat mereka masuk angin, diare, dan sebagainya," imbuh dia.

Terkait hal tersebut, pihaknya sudah berkomunikasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekalongan.

Dinkes telah menerjunkan petugas yang standby di beberapa tempat pengungsian. Mereka segera menindaklanjuti keluhan para pengungsi.

"Semoga, di pengungsian lain juga demikian. Tinggal warga terdampak yang tidak mengungsi, biasanya yang repot itu untuk pendataan."

"Tetapi, saya harapkan, para RW berkoordinasi dengan kelurahan, mana yang butuh logistik, nasi bungkus, dan kebutuhan lain," tambahnya.

Berikut data lokasi pengungsian banjir rob di Kota Pekalongan, berdasarkan data dari BPBD Kota Pekalongan:

1. TPQ Attaubah Tirto: 30 jiwa

2. Masjid Khusnul Khulk Tirto: 65 jiwa

3. Aula Kelurahan Tirto: 126 jiwa

4. Masjid Al Karomah: 54 jiwa

5. Rumah warga RW 7 Tirto: 30 jiwa

6. Musala Al Irfan Gg.12: 16 jiwa

7. Aula Kelurahan Degayu: 47 jiwa

8. Markas PMI: 38 jiwa

9. SD Dukuh PKK: 9 jiwa

10. Masjid Baiturrahman: 56 jiwa.

Total jumlah pengungsi: 471 jiwa. (Indra Dwi Purnomo)

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved