Jumat, 24 April 2026

Berita Pekalongan

Banji Rob Kota Pekalongan, Hari Keempat Jumlah Pengungsi Bertambah

Memasuki hari keempat banjir rob masih melanda sejumlah wilayah di Kota Pekalongan.

ist/dok PMI Kota Pekalongan
Petugas PMI Kota Pekalongan saat mengevakuasi korban banjir rob 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PEKALONGAN - Memasuki hari keempat banjir rob masih melanda sejumlah wilayah di Kota Pekalongan.

Wilayah yang masih terendam banjir antara lain Kecamatan Pekalongan Utara, Pekalongan Timur, dan Barat, Kota Pekalongan, Jawa Tengah.

Akibatnya, ratusan jiwa yang terdampak banjir rob mengungsi.

Baca juga: Wali Kota Pekalongan Aaf: Potensi Terbesar Banjir Rob pada Selasa, Warga Harus Waspada!

Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekalongan, Dimas Arga Yudha mengatakan, ada 364 jiwa yang mengungsi akibat banjir rob ini.

Ratusan warga yang mengungsi akibat banjir rob ini berada di 6 titik tempat pengungsian.

Di antaranya, aula Kelurahan Degayu (53 jiwa), aula Kelurahan Tirto (126 jiwa), Masjid Khusnul Khulk Tirto (65 jiwa), Masjid Al Karomah (50 jiwa), markas PMI Kota Pekalongan (38 jiwa), dan TPQ At-Taubah (32 jiwa).

"Data per tanggal (25/5/2022) malam sekitar pukul 21.00 WIB, pengungsi banjir rob ada kenaikan dari 350 jiwa menjadi 364 jiwa," kata Dimas Arga Yudha saat dihubungi Tribun, Kamis (26/5/2022).

Baca juga: UPDATE Ketinggian Air dan Jumlah Pengungsi Banjir Rob di Kota Pekalongan

Pihaknya menjelaskan, banjir ini akibat adanya fenomena banjir pasang pesisir wilayah pantai utara bagian tengah.

Gelombang tinggi mencapai 1,2 meter mulai pukul 13.00-17.00 WIB, berdampak pada naiknya air laut melalui muara sungai di Kota Pekalongan baik Sungai Meduri, Sungai Loji, dan Sungai Banger dan Gabus.

Selain itu, banjir ini rob ini juga melimpas ke ruas jalan Kota Pekalongan.

"Aliran sungai Meduri limpasan berdampak pada wilayah Kelurahan Pasirkratonkramat dan kelurahan Tirto ditambah dengan rusaknya tanggul di gang 12 Tirto sepanjang 13 meter," jelasnya.

Baca juga: Banjir Rob Pekalongan, 157 Warga Mengungsi, Wali Kota: Ini yang Paling Besar!

Dampak ketinggian banjir rob bervariasi di antaranya, di Degayu ketinggian airnya mencapai 30-50 cm, Tirto mencapai 40-50 cm, Panjang Wetan mencapai 30-50 cm, Klego, Krapyak, dan Kauman dari 10-15 cm, Pasirkratonkramat 10-30 cm, Panjang Baru mencapai 20-30 cm.

"Relatif ada penurunan saat, jam-jam diluar jadwal air pasang dan akan kembali naik apabila jam air pasang," imbuhnya.

Baca juga: Viral! Cinta Ditolak, Pemuda Pekalongan Nekat Hendak Bakar Rumah Pujaan Hati

Pihaknya menambahkan, saat ini upaya yang dilakukan BPBD Kota Pekalongan dan tim gabungan yaitu monitoring dan patroli kesiapsiagaan, evakuasi warga terdampak, assesment dampak kebencanaan dan logistik kebutuhan.

Kemudian, koordinasi dengan lintas sektor terkait, mensiagakan dan aktivasi posko kebencanaan, melakukan pendataan awal serta menfasilitasi pengungsian, sapras pendukung pengungsian, dan melibatkan seluruh elemen terkait kebencanaan, semisal TNI, Polri, OPD terkait dan unsur relawan kebencanaan lainnya.

Pembangunan tanggul darurat di Sungai Meduri yang jebol, saat ini masih dilakukan secara bergotong royong bersama TNI-Polri, BPBD, dan masyarakat setempat. (*)

Baca juga: Pemotor Wanita Berdaster Masuk Tol Pekalongan, Melewati Petugas Gerbang Tol dengan Buntuti Mobil

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved