Berita Cilacap

Ratusan Jiwa Terdampak Banjir di Bantarsari Cilacap, Limpasan Sungai Cimeneng

Hujan deras yang mengguyur wilayah Cilacap pada Selasa (24/5/2022) sore hingga malam hari menyebabkan air Sungai Cimeneng limpas.

ist/dok BPBD Cilacap
Pihak BPBD dan beberapa instansi terkait di wilayah Kecamatan Bantarsari mengecek dua titik tanggul yang jebol di Sungai Cimeneng. Rabu (25/5/2022). Akibat kejadian ini, sebanyak 296 jiwa dari 95 kk terdampak banjir.Ist/Dok BPBD Cilacap 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Hujan deras yang mengguyur wilayah Cilacap pada Selasa (24/5/2022) sore hingga malam hari menyebabkan air Sungai Cimeneng limpas.

Akibatnya dua desa di sekitar aliran Sungai Cimeneng terendam banjir.

Dua desa tersebut yakni Bantarsari dan Rawajaya, Kecamatan Bantarsari, Cilacap, Jawa Tengah.

Baca juga: Penambang Tenggelam di Sungai Serayu Cilacap Dinyatakan Hilang, Operasi SAR Ditutup di Hari Ke-7

Kepala Pelaksana BPBD Cilacap, Wijonardi mengatakan, ada sebanyak 296 jiwa dari 95 kepala keluarga di Desa Rawajaya yang terdampak.

"Total ada 296 jiwa dari 95 kk yang terdampak banjir.

Semuanya berada di Dusun Rawasari, Desa Rawajaya," jelas Wijonardi. Rabu (25/5/2022) sore.

Baca juga: Rumah di Cimanggu Cilacap Terbakar, Pemilik Sempat Dengar Ledakan dari Kamar di Lantai Dua

Di Desa Rawajaya, lanjutnya, air Sungai Cimeneng limpas melebihi tanggul sepanjang kurang lebih 300 meter.

Akibatnya air masuk menggenangi rumah-rumah warga. 

Adapun kedalaman banjir di wilayah Desa Rawajaya berkisar antara 60-70 sentimeter.

Baca juga: Diseruduk Honda CB dari Belakang di Jeruklegi Cilacap, Pengendara Honda Vario Tewas

Sementara di Desa Bantarsari, air Sungai Cimeneng limpas hingga 400 meter melebihi tanggul yang menyebabkan jalan di Desa Bantarsari tergenang air setinggi 20 sentimeter.

Menurutnya, dalam bencana banjir kali ini, tidak ada warga yang mengungsi serta tidak menimbulkan korban jiwa sama sekali.

"Tidak ada korban jiwa, dan tidak ada yang mengungsi," katanya.

Baca juga: Tingkatkan Kewaspadaan Warga pada Penyakit Menular, Ini yang Dilakukan Pemkab Cilacap

Untuk mengatasi kejadian ini, Wijonardi menjelaskan bahwa pihak BPBD sudah melakukan koordinasi dengan BBWS (Bali Besar Wilayah Sungai) Citanduy.

Ia juga mengusahakan untuk secepatnya melakukan perbaikan, karena dikhawatirkan akan kembali turun hujan dan mendapat kiriman banjir dari daerah hulu.

"Sudah dikoordinasikan dengan BBWS Citanduy.

Kita usahakan perbaikan selesai cepat sebelum kiriman air dari hulu datang lagi," imbuh Wijonardi.(*)

Baca juga: Dinkes Cilacap Ajak Warga Rajin Cuci Tangan untuk Cegah Hepatitis Akut Misterius

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved